Menyongsong libur Natal dan Tahun Baru 2026, Polda Jawa Tengah tak main-main dalam menyiapkan pengamanan. Mereka mengerahkan hampir 28 ribu personel yang akan tersebar di 259 pos pelayanan. Yang menarik, bagi warga yang mudik, polisi membuka kesempatan untuk menitipkan kendaraannya termasuk sepeda motor di kantor polisi setempat. Ini jadi salah satu upaya agar perjalanan warga lebih tenang.
Menurut Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, kesiapan mereka benar-benar maksimal. "Kita all out semuanya," ujarnya di Stasiun Tawang, Semarang, akhir pekan lalu.
"Selain personel, kita juga sediakan fasilitas kesehatan dan tempat istirahat bagi pemudik di pos-pos yang ada," tambah Artanto.
Tak cuma soal perjalanan, keamanan rumah yang ditinggalkan juga jadi perhatian. Polisi akan memonitor rumah-rumah kosong selama pemiliknya mudik. Masyarakat pun diminta untuk aktif melapor, baik ke polisi maupun ke tetangga sekitar.
"Prinsipnya boleh saja menitipkan kendaraan. Tapi tolong, sampaikan ke pihak kepolisian atau tetangga. Dengan begitu, kita tahu mana rumah-rumah yang perlu diprioritaskan untuk patroli," jelasnya lagi.
Di sisi lain, malam tahun baru selalu identik dengan kembang api. Soal ini, polisi sudah punya aturan yang ketat. Peredaran dan penggunaannya akan diawasi dengan serius.
"Aturannya sudah jelas. Penyelenggara event wajib koordinasi dan minta izin. Begitu pula dengan agen penjualnya, harus punya izin resmi dari Mabes Polri," tegas Artanto.
Dengan langkah-langkah ini, harapannya libur Nataru kali ini bisa berjalan lancar. Aman untuk yang di perjalanan, nyaman untuk yang tinggal di rumah.
Artikel Terkait
Wamen Ekraf: Jurnalisme Berintegritas Fondasi Demokrasi dan Penggerak Perempuan
Bocah 6 Tahun Kritis Tertembak Senapan Angin Saat Ayah Bersihkan Senjata
Motul Indonesia Luncurkan Pelumas Baru Berstandar API SQ di IIMS 2026
Jakarta Gelar Taste of Australia, Chef Callum Hann Pererat Hubungan Kuliner