Genangan air masih menyelimuti Kampung Kajeroan di Serang. Menyusuri lokasi banjir dengan air setinggi betis, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengaku prihatin. Aktivitas warga lumpuh total sejak Rabu malam lalu. "Kasihan sekali. Ada yang bertahan di rumah, tak mau dievakuasi karena khawatir hartanya hilang," ujarnya.
Ditemani sejumlah pejabat, seperti Plt. Kepala DPUPR Feriyanto dan Kepala Dinsos Yadi Priyadi Rochdian, Zakiyah langsung meninjau kondisi. Menurutnya, penanganan darurat harus segera dilakukan.
"Kita akan normalisasi sungai. Itu langkah pertama," tegasnya.
Untuk itu, dia segera menggerakkan koordinasi. Pihaknya akan menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian dan BKSDA. Rencananya, alat berat seperti ekskavator akan diturunkan ke lokasi untuk pekerjaan awal.
"Infonya tim BBWSC3 sudah survei. Kita minta tolong segera turunkan alatnya," kata Zakiyah.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026: 37.000 Kendaraan Padati Tol Kalikangkung dalam 12 Jam
Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Anumerta untuk Aiptu Apendra yang Gugur Saat Tugas
Kemnaker Ingatkan Mentor Segera Selesaikan Administrasi untuk Cairkan Uang Saku Magang
Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman Meski Ketegangan Teluk Meningkat