Bakso Hangat dan 150 Sumur Bor: Upaya Nyata Polda Ringankan Beban Korban Banjir Sumbar

- Minggu, 21 Desember 2025 | 20:15 WIB
Bakso Hangat dan 150 Sumur Bor: Upaya Nyata Polda Ringankan Beban Korban Banjir Sumbar

Bencana banjir dan longsor yang menerjang Sumatera Barat memang menyisakan duka. Tapi di tengah situasi sulit itu, ada upaya nyata untuk meringankan beban warga. Polda setempat, misalnya, tak tinggal diam. Mereka telah membagikan ratusan ribu porsi makanan bagi korban terdampak. Komitmen untuk melayani dan membantu masyarakat benar-benar diwujudkan dalam aksi.

Kapolda Sumbar, Irjen Gatot Tri Suryanta, turun langsung memantau penyaluran bantuan. Saat ditemui wartawan pada Minggu (21/12/2025), ia menjelaskan rincian kegiatannya.

"Hari ini kita masak 5.000 porsi bakso. Ini bagian dari total 100.000 porsi makanan yang kita siapkan bareng Bobon untuk warga Kota Padang," ujar Gatot.

Bakso hangat dan makanan lainnya itu dibagikan ke sejumlah titik. Mulai dari Dadok Tanggul Hitam, Air Panca, sampai ke Balai Gadang. Juga di Lubuk Minturun, Koto Pulai, Lubuk Buaya, Padang Sarai, dan Ikua Koto.

Namun begitu, masalahnya tak cuma soal makanan. Banyak warga yang masih kesulitan mendapatkan air bersih pasca bencana. Inilah yang kini jadi perhatian utama. Menurut Gatot, penyediaan air bersih adalah fokus krusial dalam tahap pemulihan ini.

"Kami punya komitmen kuat untuk bantu masyarakat atasi kesulitan air bersih," tegasnya.

Pernyataan itu ia sampaikan bukan di ruang rapat yang nyaman, melainkan di lokasi bencana. Ia meninjau langsung bersama sejumlah pejabat. Hadir pula Bupati Padang Pariaman, perwakilan dari Balai Wilayah Sungai V, Plt. Kepala BPBD, dan Wakil Menteri PUPR.

Kerja sama dengan BWS V pun digeber. Semua sarana pendukung sudah disiapkan tandon air, rangka, pompa, semuanya. Nantinya, pembangunan sumur bor akan dilaksanakan oleh BWS. Gatot berharap program ini bisa memberi manfaat jangka panjang. Agar kebutuhan air bersih warga bisa terpenuhi secara berkelanjutan, tidak cuma saat ini saja.

"Melalui upaya ini, kami targetkan pembangunan 150 titik penyediaan air bersih," jelas Gatot.

Lokasinya akan dipusatkan di daerah-daerah yang paling parah terdampak. Sebut saja Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, lalu Kota Padang Panjang. Juga mencakup Kabupaten Agam dan Kota Solok. Ratusan titik sumur bor itulah yang diharapkan bisa menjadi solusi atas kesulitan air bersih yang selama ini dirasakan warga.

Komentar