Dari tumpukan berkas yang dirilis Jumat itu, tujuh halaman di antaranya berisi daftar 254 tukang pijat wanita. Setiap nama di sana ditutupi garis hitam pekat. Alasannya klasik: untuk melindungi identitas korban potensial.
Lalu ada puluhan foto lain. Beberapa menampilkan sosok telanjang atau berpakaian minim, sebagian lagi menunjukkan Epstein dan kawan-kawannya wajah mereka diburamkan sambil membawa senjata api. Semuanya disensor dengan cara yang terkesan serampangan, menggunakan kotak-kotak persegi panjang hitam yang mencolok mata.
Pada akhirnya, meski diselimuti banyak sensor, dokumen-dokumen ini diharapkan bisa sedikit menguak tabir. Mereka berpotensi memetakan hubungan dekat Epstein, si pemodal ternama itu, dengan jaringan orang-orang kaya, terkenal, dan berpengaruh. Termasuk, seperti yang selama ini diduga banyak orang, dengan Donald Trump sendiri.
Rilis ini baru permulaan. Dan seperti biasa, yang tersembunyi seringkali lebih berbicara daripada yang ditampilkan.
Artikel Terkait
Mobil Terbalik di Depan LP Cipinang, Tidak Ada Korban Jiwa
Polisi Ungkap Motif Cemburu dan Harta di Balik Mutilasi Perempuan Samarinda
Israel Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Lebanon Selatan, Presiden Aoun Peringatkan Ancaman Invasi
Buka Tutup Akses MBZ Diterapkan Lagi Atasi Kemacetan Mudik