419 Personel Gabungan Siaga Amankan Nataru di Tangerang

- Sabtu, 20 Desember 2025 | 08:00 WIB
419 Personel Gabungan Siaga Amankan Nataru di Tangerang

Sabtu pagi (20/12/2025), suasana di Mapolres Metro Tangerang Kota tampak berbeda. Ratusan personel berseragam rapi berbaris dalam Apel Gelar Operasi Lilin 2025. Ini adalah sinyal dimulainya pengamanan menyambut Natal dan Tahun Baru, atau yang biasa kita sebut Nataru, di wilayah hukum mereka. Tak main-main, sebanyak 419 personel gabungan disiagakan untuk mengawal momen libur panjang ini.

Pimpinan operasi, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan bahwa strateginya mengandalkan kolaborasi. “Pengamanan Nataru ini kami laksanakan melalui sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Kota Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta seluruh potensi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kekuatan itu akan dipecah ke dalam pos-pos terpadu.

“Kami menyiapkan 4 Pos Pengamanan dan 3 Pos Pelayanan di titik-titik strategis. Total ada 7 pos,” jelas Jauhari kepada awak media.

Pos pengamanan, lanjutnya, akan fokus mengawal tempat ibadah. Setelah didata, ada 156 lokasi ibadah yang tersebar di wilayah kerjanya. Sementara pos pelayanan bakal berdiri di tempat-tempat seperti rest area, kawasan wisata, dan mall-mall ramai. Intinya, di mana kerumunan terjadi, di situlah aparat hadir.

Namun begitu, persiapan ini bukan tanpa alasan yang mendetail. Cuaca akhir-akhir ini cenderung ekstrem, dan arus mudik diprediksi sangat padat. Karena itu, semua personel telah disiagakan untuk berbagai skenario.

“Kalau masyarakat butuh bantuan, silakan hubungi Call Center 110. Layanan kami lengkap, mulai dari urusan kemacetan, pengaturan arus kendaraan, sampai antisipasi keramaian dan potensi bencana alam,” kata Kapolres menegaskan.

Operasi ini rencananya berjalan selama 14 hari, dari tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Tapi Jauhari menyisipkan catatan: kalau situasi berkembang, operasi bisa saja diperpanjang. Fleksibilitas jadi kunci.

Ada juga aturan khusus terkait lalu lintas. Selama periode Nataru, operasional truk tambang dan angkutan berat lainnya akan dibatasi. Kebijakan ini hasil rapat koordinasi dengan pemda dan sudah punya payung hukum Surat Keputusan Bersama.

“Penindakan tegas akan kami berikan untuk setiap pelanggaran, baik lalu lintas maupun perizinan,” tegasnya tanpa basa-basi.

Di sisi lain, Kapolres juga menyampaikan imbauan untuk warga. Dia meminta masyarakat yang mudik atau liburan panjang untuk koordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat jika rumahnya akan kosong. Langkah kecil ini bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Layanan unggulan lain yang disediakan adalah penitipan kendaraan.

“Kami menyediakan layanan penitipan motor maupun mobil. Bisa di Polsek atau langsung ke Polres Metro Tangerang Kota,” pungkas Jauhari, menutup penjelasannya.

Dengan segala persiapan itu, harapannya jelas: momen sukacita Nataru bisa berlangsung aman dan lancar untuk semua.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar