Di sisi lain, Megawati juga menegaskan soal bentuk bantuan lain. Ia secara tegas menyatakan tidak akan memberikan bantuan berupa uang tunai. Alasannya sederhana: di lokasi bencana, uang kerap tak banyak gunanya.
"Karena Ibu tidak akan memberikan uang. Karena mau beli apa kalau ada uang. Jadi yang saya belikan adalah inatura," ucapnya.
Selain soal barang bantuan, ada satu hal lagi yang ia tekankan sebagai langkah pertama yang krusial. Begitu tiba di lokasi, relawan harus segera mendirikan dapur umum. Prioritas utamanya adalah memastikan korban bisa makan, dan sebisa mungkin dengan makanan hangat.
"Jadi betul-betul orang harus makan. Makannya kalau bisa itu hangat," katanya.
Ia lantas menegaskan, dapur umum itu harus terbuka untuk semua. Bukan hanya untuk kader partainya. "Itulah saya bilang, kami di Baguna yang paling utama begitu datang adalah buka untuk dapur umum. Dan dapur umum itu tidak hanya untuk katakan orang-orang dari partai, tidak. Siapa pun yang terkena, siapa pun yang mau makan dipersilakan untuk makan di tempat kami. Ini nggak ada urusan partai tahu. Ini adalah urusan kemanusiaan," tegas Megawati.
Artikel Terkait
BRI Buka KUR Rp20 Juta dengan Bunga 6%, Ini Syarat dan Cara Ajuan
Remaja Tewas Terseret Ombak Saat Berenang di Pantai Garut
China Peringatkan Ancaman Militer AS di Timur Tengah Bisa Picu Situasi Tak Terkendali
Kunjungan Kebun Raya Bogor Melonjak 40% Usai Gagas Konsep Poelang Kampoeng