Meski evakuasi selesai, efeknya masih terasa. Jalur KRL Tangerang sempat hanya bisa dilalui satu jalur secara bergantian. Saat ini, meski perjalanan di lintas Poris-Kalideres sudah bisa dilintasi lagi, kereta harus melaju dengan kecepatan sangat terbatas. Alasannya, petugas masih melakukan proses penguraian kepadatan di sekitar lokasi.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,"
tutur pernyataan resmi mereka.
Di sisi lain, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini. AKP Joko Siswanto, Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat, mengaku timnya masih menangani lokasi kejadian. Ia belum bisa memberikan rincian lebih lanjut soal kronologi atau apakah ada korban dalam insiden tersebut.
"Mohon waktu masih dalam penanganan petugas,"
kata Joko singkat saat dihubungi terpisah.
Artikel Terkait
Banjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Permukiman di Ciracas, Brimob Evakuasi Warga
Arus Kendaraan ke Puncak Diprediksi Capai Puncak H+3 Lebaran
Arus Kendaraan ke Puncak Mencatat 24 Ribu Unit, Polisi Terapkan Sistem Satu Arah
Guru Besar UIN Palu: Idul Fitri 2026 Momentum Pas Asah Toleransi