Meski evakuasi selesai, efeknya masih terasa. Jalur KRL Tangerang sempat hanya bisa dilalui satu jalur secara bergantian. Saat ini, meski perjalanan di lintas Poris-Kalideres sudah bisa dilintasi lagi, kereta harus melaju dengan kecepatan sangat terbatas. Alasannya, petugas masih melakukan proses penguraian kepadatan di sekitar lokasi.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,"
tutur pernyataan resmi mereka.
Di sisi lain, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini. AKP Joko Siswanto, Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat, mengaku timnya masih menangani lokasi kejadian. Ia belum bisa memberikan rincian lebih lanjut soal kronologi atau apakah ada korban dalam insiden tersebut.
"Mohon waktu masih dalam penanganan petugas,"
kata Joko singkat saat dihubungi terpisah.
Artikel Terkait
Ragunan Ramai Pengunjung di Hari Pertama Lebaran, Puncak Diprediksi Besok
Ragunan Ramai Libur Lebaran, Puncak Pengunjung Diprediksi Capai 100 Ribu Besok
Ragunan Dipadati Pengunjung, Puncak Keramaian Diprediksi Besok
KPK Jelaskan Alasan Penahanan Rumah untuk Gus Yaqut