Meski evakuasi selesai, efeknya masih terasa. Jalur KRL Tangerang sempat hanya bisa dilalui satu jalur secara bergantian. Saat ini, meski perjalanan di lintas Poris-Kalideres sudah bisa dilintasi lagi, kereta harus melaju dengan kecepatan sangat terbatas. Alasannya, petugas masih melakukan proses penguraian kepadatan di sekitar lokasi.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,"
tutur pernyataan resmi mereka.
Di sisi lain, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini. AKP Joko Siswanto, Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat, mengaku timnya masih menangani lokasi kejadian. Ia belum bisa memberikan rincian lebih lanjut soal kronologi atau apakah ada korban dalam insiden tersebut.
"Mohon waktu masih dalam penanganan petugas,"
kata Joko singkat saat dihubungi terpisah.
Artikel Terkait
KAI Genjot Frekuensi Kereta Rangkasbitung, Targetkan Headway 4 Menit pada 2029
Lampu Lalin Dicuri, Jalan Gedong Panjang Karut-Marut
Delapan Hari Pencarian, Enam Korban Longsor Cisarua Belum Ditemukan
Terlalu Murah Bikin Tersenyum di Sidang Korupsi Laptop Triliunan