Pemulihan RSUD di Sumatera Mulai Terlihat, Giliran Puskesmas Disusul

- Jumat, 19 Desember 2025 | 10:25 WIB
Pemulihan RSUD di Sumatera Mulai Terlihat, Giliran Puskesmas Disusul

Pasca bencana yang melanda beberapa wilayah di Sumatera, tim dari Kementerian Kesehatan langsung turun tangan. Fokus mereka sekarang adalah mengembalikan fungsi layanan kesehatan di rumah sakit daerah dan puskesmas yang terdampak. Wilayah prioritas mencakup Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Angkanya cukup besar. Berdasarkan catatan Kemenkes, ada 289 rumah sakit dan 867 puskesmas yang berada di zona terdampak. Rinciannya, di Aceh ada 65 RS dan 309 puskesmas. Sumatera Utara punya 157 RS ditambah 325 puskesmas. Sementara di Sumatera Barat, tercatat 67 rumah sakit dan 233 puskesmas yang perlu diperhatikan.

Menurut Sumarjaya, Dirjen Surveilans dan Karantina Kesehatan, kabar baiknya adalah layanan di RSUD sudah mulai bangkit. "Dalam dua minggu ini layanan di RSUD sudah berangsur pulih," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Jumat (19/12/2025).

Ia menjelaskan, pemulihan bertahap itu terutama terlihat pada instalasi gawat darurat dan ruang operasi darurat. Hal ini menjadi prioritas utama karena menyangkut nyawa dan penanganan kondisi kritis.

Di sisi lain, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memang memberi instruksi khusus. Prioritas pertama adalah mengerahkan semua sumber daya untuk memulihkan RSUD. Baru setelah itu, giliran puskesmas. Logikanya sederhana: tangani dulu yang genting.

"Saat ini kita fokus pada penanganan dan perbaikan layanan Puskesmas yang diperlukan untuk melayani masyarakat sekitar dan juga posko-posko pengungsian," tambah Sumarjaya.

Untuk mempercepat proses, Menkes menunjuk dua rumah sakit vertikal sebagai komando lapangan. RS Kemenkes Adam Malik di Medan ditugaskan mengawal pemulihan di Sumatera Utara dan Aceh. Sementara untuk wilayah Sumatera Barat, tanggung jawab ada di pundak RS Kemenkes M. Djamil di Padang.

Zainal Safri, Direktur Utama RS Adam Malik, membeberkan tugas timnya tak cuma soal perbaikan infrastruktur. "Selain membantu pemulihan RSUD, tim RS Adam Malik juga mengkoordinasikan pengiriman tenaga medis dan kesehatan ke daerah-daerah yang sulit dijangkau untuk mengobati masyarakat," katanya.

Seiring membaiknya kondisi fasilitas, gelombang bantuan tenaga pun mulai digerakkan. Kemenkes kini memobilisasi relawan medis ke Aceh, yang termasuk wilayah paling parah terdampak. Hari ini, sekitar 100 relawan yang sudah standby di Banda Aceh akan segera diterjunkan.

Rencananya, mereka akan diikuti lebih dari 300 relawan lainnya yang berangkat dari Jakarta besok, Sabtu. Para relawan ini nantinya akan bertugas selama dua minggu penuh di RSUD dan puskesmas di daerah bencana, sebelum digantikan oleh tim susulan.

Upaya pemulihan memang masih panjang. Namun dengan koordinasi yang ketat dan sumber daya yang terus mengalir, harapan untuk normalisasi layanan kesehatan di wilayah terdampak semakin nyata.

Komentar