21 Mantan Pedagang Barito Resmi Buka Lapak di Sentra Fauna Lenteng Agung

- Kamis, 18 Desember 2025 | 12:50 WIB
21 Mantan Pedagang Barito Resmi Buka Lapak di Sentra Fauna Lenteng Agung

Hari ini, suasana di Sentra Fauna Lenteng Agung mulai ramai. Para pedagang umum yang namanya sudah terdaftar akhirnya bisa membuka lapak mereka. Menariknya, dari sekian banyak pedagang, dua puluh satu di antaranya adalah bekas pedagang dari Barito.

Sekretaris Dinas PPKUKM DKI, Nurhidayat, menyampaikan kabar gembira ini. "Semoga laris manis dan berkah usahanya," ujarnya. "Jadi, mulai Kamis ini mereka sudah bisa langsung buka, sudah bisa berusaha."

Menurutnya, para pedagang umum yang lolos seleksi akan menempati kios di Blok A dan E. Nurhidayat berharap bisnis mereka bisa berjalan lancar dan makin maju ke depannya.

Soal fasilitas, pihaknya menjamin semuanya sudah siap. Setiap kios berukuran 2,5 x 2,8 meter itu dilengkapi dengan satu lapak dan meteran listrik. Untuk kebutuhan bersama seperti wastafel dan toilet, tersedia di masing-masing blok.

Khusus bagi pedagang eks Barito, mereka mendapat perlakuan prioritas. Sebanyak 21 orang di antaranya bahkan sudah menerima kunci kios tanpa perlu melalui proses kurasi lagi. Sebenarnya, mereka sudah diizinkan beroperasi sejak Rabu kemarin.

Rasa syukur pun terungkap dari salah satu pedagang. Rika Mariana, seorang pedagang makanan Betawi berusia 29 tahun, mengaku lega bisa menempati kios di Blok E.

"Sekali lagi, terima kasih saya sampaikan kepada Dinas PPKUKM DKI Jakarta yang telah memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada saya," kata Ika.

Target Tiga Puluh Pedagang

Ada target yang dicanangkan oleh Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan. Mereka ingin sekitar 30 pedagang umum bisa berjualan di sentra ini. Sebenarnya, pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung ini merupakan solusi untuk menampung pedagang lokasi sementara Barito yang harus direlokasi.

Pemindahan ini punya tujuan jelas: mengembalikan fungsi taman dan trotoar di kawasan itu. Apalagi, di sana sedang dibangun Taman Bendera Pusaka oleh Pemprov DKI. Jadi, selain menyediakan lokasi baru yang lebih layak, Pemkot Jaksel juga berjanji akan membantu promosi dan sosialisasi bagi para pedagang lama Barito.

Sentra ini sendiri cukup luas, berdiri di atas lahan 7.500 meter persegi. Sekitar 2.000 meter persegi dari total area itu dikhususkan untuk menampung pedagang dari Loksem Barito.

Kalau dilihat dari zonanya, kios-kios di sini terbagi menjadi beberapa bagian. Zona A isinya 22 kios kuliner. Lalu ada Zona C dan D yang dipadati 74 kios pedagang burung serta pakan hewan. Sementara Zona E diperuntukkan bagi pedagang parsel dan kuliner, dengan 29 kios.

Hanya Zona B, yang rencananya untuk amfiteater, yang sampai saat ini masih belum berproses pengerjaannya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar