Semuanya berawal dari sebuah drone. Sekitar pukul tiga setengah sore, empat WNA China itu terlihat menerbangkannya di atas area operasional tambang. Iwan, seorang petugas keamanan setempat yang sedang bertugas, mencoba menghentikan mereka. Situasi pun memanas dengan cepat dari sana.
Dari lokasi kejadian di Desa Pemuatan Batu, Kecamatan Tumbang Titi, petugas kemudian menyita barang bukti: sebilah parang lengkap dengan sarungnya. Pihak kepolisian kini tengah mendalami duduk perkaranya.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menyebut pihaknya masih mengumpulkan informasi.
"Sementara masih kami klarifikasi terlebih dulu dengan pihak-pihak terkait untuk berita tersebut," jelas Harris.
Insiden yang tercatat terjadi sekitar pukul 15.40 WIB itu masih menyisakan banyak pertanyaan. Masyarakat setempat pun tampaknya masih waspada, menunggu perkembangan penyelidikan lebih lanjut dari aparat.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pria di Parung, Sita 200 Butir Obat Keras T-Rex
Korlantas Berlakukan Sistem Satu Arah Nasional untuk Arus Mudik Lebaran 2026
Drama Turbulent Love Tayang 16 Maret 2026, Usung Kisah Polisi Penyamar dan Pewaris Mafia
Arus Mudik Lebaran 2026: 1,1 Juta Kendaraan Sudah Keluar dari Jakarta