Di sisi lain, transformasi internal perusahaan memang terasa. Reformasi digulirkan menyeluruh, mulai dari kebijakan, sistem, hingga membangun budaya kerja yang lebih terbuka. Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, punya penjelasan menarik soal ini.
Windy menambahkan, prinsip keterbukaan kini sudah jadi bagian integral dari transformasi layanan mereka. Baik ke dalam maupun ke luar. Berbagai kanal informasi sengaja dikembangkan. Tujuannya satu: memastikan publik punya akses yang luas dan mudah. Mulai dari info layanan, profil perusahaan, program TJSL, kampanye, sampai edukasi digital untuk pengguna jasa.
Ke depan, komitmen untuk menjaga konsistensi ini akan terus digaungkan. Nada serupa juga datang dari Ketua KIP Pusat, Donny Yoesgiantoro. Ia bilang, keterbukaan informasi bukan cuma soal mematuhi aturan. Lebih dari itu, ini adalah kebutuhan strategis yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Jadi, penghargaan ini mungkin sebuah titik terang. Sebuah penanda bahwa upaya membangun kepercayaan lewat transparansi, meski berat, bisa membuahkan hasil yang nyata.
Artikel Terkait
Rakornas 2026 di Sentul: Kunci Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas
Kisah Penculikan Bocah Bekasi Berakhir di Atas Bus Bandung-Merak
DPR Apresiasi Langkah Cepat Danantara Bangun Huntara untuk Korban Bencana Sumbar
BPKB Digital Resmi Hadir, Cek Data Kendaraan Cukup dari Ponsel