“Saudari C terpental ke kanan jalan, berbenturan dengan kendaraan diduga minibus, NRKB dan identitas pengemudi tidak diketahui, yang melaju searah di kanannya,” jelas Darwis lebih lanjut.
Yang bikin geram, sopir minibus itu malah kabur. Dia enggak berhenti untuk menolong.
Benturan keras itu langsung merenggut nyawa C. Dia mengalami luka dalam di kepala dan dinyatakan meninggal di lokasi. Nasib HM sedikit lebih baik, meski tangannya kiri patah. Kedua korban langsung dilarikan ke RS Islam Pondok Kopi untuk penanganan lebih lanjut.
Sampai sekarang, polisi masih memburu sopir minibus yang kabur itu. Jalanan yang ramai tiba-tiba jadi saksi bisu sebuah tragedi yang sebenarnya mungkin bisa dihindari.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka