Di sisi lain, pertemuan penyerahan bantuan ini membuka peluang lain yang lebih luas. Rico mengungkapkan, dalam kesempatan itu sempat berbincang dengan Wakil Duta Besar UEA. Obrolan mereka mengarah pada kemungkinan kerja sama di masa depan.
Medan punya banyak potensi, mulai dari pendidikan, kuliner, hingga kekayaan budaya. Peluang itu bisa saja dijajaki lebih lanjut.
"Mudah-mudahan ke depannya akan ada pembicaraan-pembicaraan baik tersebut," harap Rico.
Namun begitu, untuk saat ini fokus utama tetap pada penanganan banjir. Rico sekali lagi menekankan rasa terima kasihnya, tidak hanya kepada pemerintah UEA, tetapi juga kepada organisasi kemanusiaan mereka, Bulan Sabit Merah atau Red Crescent.
Dukungan di saat sulit ini, bagaimanapun, terasa sangat berarti.
Artikel Terkait
Porsche Cayenne Pakai Plat Palsu Kemhan, Sopir Bukan Pegawai Negara
BNPB Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 2026, Empat Pesawat Siaga Hadapi Puncak Hujan
Tabung Pink Misterius di Balik Misteri Kematian Lula Lahfah
DPR Usul Dana Makan Bergizi Gratis Tak Cukup dari Anggaran Pendidikan