Di sisi lain, pertemuan penyerahan bantuan ini membuka peluang lain yang lebih luas. Rico mengungkapkan, dalam kesempatan itu sempat berbincang dengan Wakil Duta Besar UEA. Obrolan mereka mengarah pada kemungkinan kerja sama di masa depan.
Medan punya banyak potensi, mulai dari pendidikan, kuliner, hingga kekayaan budaya. Peluang itu bisa saja dijajaki lebih lanjut.
"Mudah-mudahan ke depannya akan ada pembicaraan-pembicaraan baik tersebut," harap Rico.
Namun begitu, untuk saat ini fokus utama tetap pada penanganan banjir. Rico sekali lagi menekankan rasa terima kasihnya, tidak hanya kepada pemerintah UEA, tetapi juga kepada organisasi kemanusiaan mereka, Bulan Sabit Merah atau Red Crescent.
Dukungan di saat sulit ini, bagaimanapun, terasa sangat berarti.
Artikel Terkait
Gelombang Pemudik Motor Padati Pelabuhan Ciwandan Cilegon di H-3 Lebaran
Polisi Selidiki Penyebaran Foto Palsu AI dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Kemacetan Mulai Landa Ruas Tol Jelang Mudik, Contraflow dan One Way Diterapkan
Posko Kesehatan di PLBN Skouw Siap Antisipasi Mudik Lebaran 2026