Suasana perayaan Natal di Gedung Putih tiba-tiba berubah serius. Presiden AS Donald Trump menyampaikan kecamannya atas berita mengerikan dari Sydney. Di Pantai Bondi, sebuah festival Yahudi berubah menjadi mimpi buruk setelah dua pria bersenjata membuka tembakan.
"Itu adalah serangan yang mengerikan," ujar Trump, suaranya tegas. "11 orang tewas, 29 orang terluka parah. Dan itu jelas merupakan serangan anti-Semit."
Ia tak ragu menyebutnya sebagai "serangan anti-Semit murni."
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/12) waktu setempat, di hari pertama perayaan Hanukkah. Menurut polisi, ini adalah aksi teroris yang ditargetkan pada komunitas Yahudi. Mereka bahkan menemukan dugaan perangkat peledak rakitan di sebuah kendaraan dekat lokasi. Dari dua pelaku, satu dilaporkan tewas dan satunya lagi dalam kondisi kritis.
Di sisi lain, respons keras juga datang dari Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese. Ia menggambarkan serangan ini sebagai tindakan jahat yang menyerang jantung bangsa.
Artikel Terkait
Rakornas 2026 di Sentul: Kunci Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas
Kisah Penculikan Bocah Bekasi Berakhir di Atas Bus Bandung-Merak
DPR Apresiasi Langkah Cepat Danantara Bangun Huntara untuk Korban Bencana Sumbar
BPKB Digital Resmi Hadir, Cek Data Kendaraan Cukup dari Ponsel