Prabowo Panggil Menteri ke Hambalang, Bahas Bencana hingga Insentif Nataru

- Minggu, 14 Desember 2025 | 20:40 WIB
Prabowo Panggil Menteri ke Hambalang, Bahas Bencana hingga Insentif Nataru

Pagi itu, Minggu (14/12), sejumlah menteri Kabinet Merah Putih bergegas menuju Hambalang, Bogor. Mereka dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke kediamannya. Agenda utamanya jelas: mengevaluasi penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, yang baru saja dia tinjau langsung. Tapi rupanya, rapat itu juga menyentuh persiapan menyambut libur Natal dan Tahun Baru.

Informasi ini diungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya lewat Instagram Sekretariat Kabinet. Dari postingannya, terlihat Prabowo punya sejumlah instruksi spesifik terkait bencana.

“Pembangunan hunian sementara dan hunian tetap untuk seluruh warga terdampak bencana di Sumatra. Presiden ingin secepat mungkin segera selesai terbangun,” kata Teddy.

Nada mendesaknya terasa. Tak cuma soal tempat tinggal, Prabowo juga minta penambahan alat berat dan truk air bersih di lokasi terdampak. Menteri PU, Dody Hanggodo, mendapat tugas khusus.

“Penambahan secara maksimal alat berat dan truk air minum, persediaan air bersih, serta toilet portable, terutama di lokasi yang paling terdampak. Presiden ingin menteri PU memastikan semua pengungsi mendapat kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Namun begitu, perhatian pemerintah tak hanya tertuju pada bencana. Menjelang Nataru, isu stabilitas harga bahan pokok ikut dibahas. Prabowo rupanya ingin ada langkah nyata yang meringankan masyarakat.

“Perkembangan stabilitas ketahanan pangan dan harga kebutuhan pokok. Selain itu, turut dibahas perkembangan terkini perekonomian di Tanah Air, termasuk bea cukai dan pajak,” jelas Teddy.

Lalu, ada juga wacana pemberian insentif. Intinya, agar liburan akhir tahun berjalan lancar.

“Pemberian insentif terhadap beberapa sektor untuk kelancaran liburan akhir tahun, terutama pengurangan harga secara signifikan untuk tarif jalan tol, tiket pesawat terbang, kereta api, kapal laut, serta fasilitas publik lainnya,” imbuhnya.

Jadi, dalam satu pertemuan di kediamannya itu, Prabowo seolah menjahit dua prioritas: darurat kemanusiaan pascabencana dan kenyamanan publik di momen pergantian tahun.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler