Suasana tegang kembali menyelimuti perbatasan Thailand-Kamboja. Pemerintah Thailand baru saja mengumumkan pemberlakuan jam malam di lima distrik di Provinsi Trat, wilayah tenggara yang berbatasan langsung dengan Kamboja. Langkah ini diambil menyusul meluasnya pertempuran ke daerah pesisir yang memang sudah lama jadi sengketa.
Aturan itu resmi diumumkan pada Minggu (14/12/2025). Sebenarnya, ini bukan kali pertama kedua negara tetangga ini beradu tembak tahun ini. Semuanya memanas lagi setelah seorang prajurit Kamboja tewas dalam bentrokan bulan Mei lalu. Sejak itu, situasi seperti tak pernah benar-benar reda.
Dalam konferensi pers di Bangkok, juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Laksamana Muda Surasant Kongsiri, menjelaskan situasi terkini.
"Bentrokan terus berlanjut, bahkan setelah Kamboja menyatakan kesediaannya untuk gencatan senjata pada Sabtu," ujarnya.
Meski begitu, Thailand menyatakan pintu diplomasi tetap terbuka. Hanya saja, ada satu syarat utama dari Bangkok.
Artikel Terkait
Iran Gelar Latihan Tembak Langsung di Selat Hormuz Jelang Eskalasi Ketegangan
18 RT Terendam, Banjir Kembali Serbu Jakarta Selatan dan Timur
Di Balik Ancaman Perang, Iran Sembunyikan Pintu Kecil untuk Negosiasi
Gempa M 4,3 Guncang Laut dekat Tahuna di Tengah Malam