Setelah momen sakral itu usai, barulah festival budayanya dimulai. Panggung diperkirakan akan hidup sekitar pukul 19.30 WIB. Yang menarik, pertunjukan yang ditampilkan justru datang dari berbagai latar kepercayaan. Nanti akan ada Barongsai dari umat Khonghucu, lalu Paduan Suara Anak Buddha, dan juga Tari Bali dari Hindu.
Ini jelas bukan sekadar perayaan biasa. Menteri Agama sendiri rencananya hadir. Kabarnya, beliau akan meluncurkan dua hal: Buku Ekoteologi dan juga Kurikulum Berbasis Cinta di tengah acara.
Nuansa kebersamaan lintas iman itu nantinya akan ditutup dengan sesuatu yang spesial: sebuah performa musik Kulintang yang dibawakan dari gereja. Sebuah penutup yang simbolis, merangkum semangat acara ini tentang persaudaraan dalam keberagaman.
Festival Kasih Nusantara ini, seperti diungkapkan Jeane, pada dasarnya adalah sebuah simbol. Simbol kebersamaan dan persaudaraan yang ingin ditenun di atas kain keberagaman Indonesia yang begitu kaya.
Artikel Terkait
Kemacetan Mulai Landa Ruas Tol Jelang Mudik, Contraflow dan One Way Diterapkan
Posko Kesehatan di PLBN Skouw Siap Antisipasi Mudik Lebaran 2026
KPK Tahan Mantan Staf Khusus Yaqut, Gus Alex Bantah Perintah Pembagian Kuota Haji
Lebih dari 200 Personel AS Terluka dalam Konflik dengan Iran di Timur Tengah