Bagi para anker atau anak kereta, ada kabar baik yang patut disyukuri. KAI Commuter baru saja menambah jadwal perjalanan untuk lintas Rangkasbitung. Kebijakan ini langsung diterapkan dan, sejauh ini, responsnya cukup hangat dari para pengguna setia.
Pengumuman resminya sendiri sudah beredar sejak Jumat lalu, tepatnya tanggal 12 Desember. KAI Commuter menyampaikan info ini lewat unggahan di akun Instagram mereka. Dan hanya sehari setelahnya, Sabtu (13/12), penambahan jadwal itu langsung berlaku.
Dua Perjalanan Baru untuk Green Line
Jadi, apa saja yang berubah? Mulai Sabtu kemarin, ada dua perjalanan tambahan yang dioperasikan di lintas Tanah Abang-Rangkasbitung. Waktunya pas di jam sibuk sore. Tak cuma itu, ada juga penyesuaian kecil untuk jadwal di lintas Cikarang, berkisar antara tiga sampai enam menit dari jadwal sebelumnya.
"KAI Commuter melakukan penyesuaian Gapeka 2025 mulai tanggal 13 Desember 2025. Terdapat 2 perjalanan tambahan pada Lintas Rangkasbitung di jam sibuk sore,"
begitu bunyi keterangan dari akun @commuterline.
"Sementara di lintas Cikarang mengalami penyesuaian jadwal pemberangkatan sekitar 3 hingga 6 menit dari jadwal yang berlaku saat ini,"
tambah unggahan tersebut.
Detailnya, perjalanan tambahan itu adalah Commuter Line Rangkasbitung No. 7100 dari Tanah Abang ke Parung Panjang yang berangkat pukul 18.40 WIB. Lalu ada juga No. 7101 dari Parung Panjang menuju Tanah Abang yang berangkat lebih malam, pukul 20.40 WIB. Dengan adanya tambahan ini, total rangkaian yang beroperasi kini mencapai 19 unit. Perubahan jadwal untuk lintas Cikarang juga berlaku, meski pergeseran waktunya tidak terlalu signifikan.
Reaksi Positif dari Pengguna
Bagaimana tanggapan para penumpang? Tampaknya, langkah KAI Commuter ini disambut baik. Bagi pengguna Green Line alias jalur Tanah Abang-Rangkasbitung, tambahan perjalanan ini diharapkan bisa meredakan kepadatan, terutama di jam pulang kerja.
"Bagus ya kalau ditambah, pilihannya jadi nambah, opsinya nambah," ujar Ridwan (30), salah seorang anker yang kerap menggunakan rute ini. Ia ditemui di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu kemarin.
"Kalau pulang kerja itu banyak banget penumpang, kalau perjalanan ditambah ya semoga lebih ngemudahin mobilitas para pekerja sih,"
tuturnya lagi. Ridwan mengaku sangat bergantung pada KRL untuk aktivitas sehari-harinya. Menurut penilaiannya, penambahan ini bakal sangat membantu para komuter lain di rute yang sama.
Artikel Terkait
Gubernur Pramono Anung Terbitkan Aturan Baru, Wajibkan Warga Jakarta Pilah Sampah dari Rumah Disertai Sanksi
Persijap Jepara di Ambang Degradasi, Mario Lemos Desak Tim Bangkit Lawan Persita
Menkeu Purbaya Doakan Ekonomi Indonesia Makin Kuat saat Berangkat Haji 2026
Wakil Ketum PSI Dilaporkan Balik Usai Dianiaya Saat Dampingi Audiensi Buruh