Ban Transjakarta Botak Viral, Ternyata Akibat Rem Mendadak Macet

- Sabtu, 13 Desember 2025 | 16:35 WIB
Ban Transjakarta Botak Viral, Ternyata Akibat Rem Mendadak Macet

Sebuah video yang beredar di media sosial ramai jadi perbincangan. Dalam rekaman itu, terlihat kondisi ban sebuah bus Transjakarta yang sudah sangat tipis dan botak. Video itu diambil dari atas sepeda motor, dan suara si perekam terdengar penuh keheranan.

"Masa iya ban Transjakarta botak gini," ujarnya.

Tak butuh waktu lama, sorotan warganet langsung mengarah ke pihak operator. Menanggapi hal ini, Transjakarta akhirnya memberikan penjelasan resmi.

Menurut Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, bus yang terekam adalah unit milik operator Damri dengan nomor DM-070. Yang menarik, pemeriksaan teknis sehari sebelum kejadian justru menunjukkan kondisi yang baik.

"Di video yang beredar, adalah bus operator Damri, DMR-0710 tanggal 5 Desember 2025," jelas Ayu pada Sabtu (13/12/2025).

"Perlu kami sampaikan bahwa pemeriksaan teknis terakhir oleh tim TJ pada tanggal 4 Desember 2025 menyatakan kondisi unit dan semua ban dalam keadaan baik," lanjutnya.

Lalu, bagaimana bisa ban yang baik itu tiba-tiba jadi botak? Ayu membeberkan kronologinya. Rupanya, ini bermula dari masalah rem yang mendadak lengket di hari Jumat, 5 Desember. Rem yang macet itu membuat roda terkunci dan tidak bisa berputar dengan normal.

Akibatnya, gesekan terus-menerus dengan permukaan aspal jalan menggerus ban tersebut dengan hebat. Dalam waktu singkat, ban yang semula baik pun menjadi tipis seperti di video.

"Ini adalah gangguan teknis mendadak, bukan karena kondisi ban yang tipis sebelumnya," tegas Ayu.

Dia menambahkan, begitu insiden terjadi, bus langsung ditarik dari operasional. Unit itu dibawa pulang ke depo untuk segera diperbaiki. Ayu juga menekankan komitmen perusahaan terhadap keselamatan.

"Transjakarta sangat fokus pada keamanan dan kenyamanan pelanggan, termasuk kelaikan unit," tutupnya.

Jadi, meski videonya cukup mengkhawatirkan, menurut penjelasan resmi, kejadian ini murni masalah teknis yang tidak terduga dan sudah ditangani dengan cepat.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar