Ia punya ajakan untuk para penderita DM lain yang belum gabung. Asmawiyah mengajak mereka mendaftar di FKTP masing-masing. Ia juga menegaskan satu hal: jangan pernah menilai sendiri kondisi tubuh.
“Jangan karena merasa sudah membaik, lalu obat dihentikan tanpa konsultasi dokter. Itu bahaya,” tegasnya.
“Minum obat harus rutin. Dosisnya bisa saja naik-turun sesuai anjuran dokter, tapi jangan berhenti sendiri. Kalau mau sehat dan panjang umur, ikutlah Prolanis. Di sini kita punya banyak teman, bisa bertukar pikiran dan cerita. Pemahaman kita tentang penyakit ini jadi makin dalam.”
Asmawiyah menutup dengan pesan optimis. Menurutnya, semakin sering penderita penyakit kronis berkumpul dan berdiskusi, pemahaman mereka akan meningkat. Alhasil, kepatuhan pengobatan pun jadi lebih baik.
“Semakin rajin kumpul di Prolanis, insyaallah kita sehat bersama. Program JKN ini nggak cuma bayar biaya pengobatan, tapi juga membangun komunitas yang sehat untuk kami,” tutupnya.
Artikel Terkait
Umat Hindu Indonesia Siap Rayakan Nyepi Tahun Saka 1948 pada 19 Maret
Lalu Lintas TB Simatupang Lancar Jaya di Hari Pertama Libur Lebaran
Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik hingga Akhir Tahun
Trump Kritik Pedas NATO Soal Penolakan Buka Blokade Selat Hormuz