Malam itu, di negara bagian Rakhine, suara pesawat menggelegar mendahului ledakan. Serangan udara junta militer Myanmar menghantam sebuah rumah sakit umum di wilayah Mrauk-U. Korban berjatuhan. Menurut keterangan di lokasi, sedikitnya 31 orang tewas dalam serangan mematikan itu, dan angka itu diperkirakan masih akan bertambah.
"Situasinya sangat mengerikan," ujar Wai Hun Aung, seorang pekerja bantuan yang menyaksikan langsung dampak serangan tersebut.
Ia menambahkan, "Untuk saat ini, kami dapat memastikan ada 31 korban tewas dan kami memperkirakan akan ada lebih banyak korban tewas."
Artikel Terkait
Politiser Tertipu Rp 226 Juta, Perempuan 72 Tahun Dituntut 2 Tahun Bui
Iran Tegaskan Siap Perang, Tapi Pintu Negosiasi dengan AS Masih Terbuka
Golkar Buka Peluang Bahas Usulan PAN Hapus Ambang Batas Parlemen
Aceh Beralih ke Fase Pemulihan, Gubernur Mualem Beri Instruksi Ketat