Rekaman CCTV sekolah pun mengabadikan mencekam itu. Erick menyebutkan, pihaknya masih akan menganalisis rekaman tersebut lebih mendalam. "Dari tayangan yang kami lihat, mobil masuk tiba-tiba saat anak-anak ada di lapangan. Kronologi pastinya masih kami dalami," ujarnya.
Korban jiwa tidak hanya satu. Secara total, ada 19 orang yang harus dilarikan ke rumah sakit. Mereka terpaksa dirawat di dua tempat berbeda: RSUD Cilincing dan RSUD Koja.
Suasana di lokasi kejadian, tentu saja, sempat panik. Guru-guru dan warga sekitar langsung bergerak memberikan pertolongan pertama sebelum bantuan medis tiba. Kini, perhatian tertuju pada pemulihan korban, terutama siswa yang masih kritis itu.
Artikel Terkait
Persib Kokoh di Puncak Klasemen, Unggul 4 Poin dari Borneo
Bengkel di Bekasi Perkenalkan Metode Rebuild Total untuk Servis Kaki-Kaki Mobil
Sopir Truk Protes Penolakan Muatan dengan Parkir Melintang di Pelabuhan BBJ
Jadwal Salat dan Waktu Utama Zakat Fitrah di Denpasar 16 Maret 2026