Rekaman CCTV sekolah pun mengabadikan mencekam itu. Erick menyebutkan, pihaknya masih akan menganalisis rekaman tersebut lebih mendalam. "Dari tayangan yang kami lihat, mobil masuk tiba-tiba saat anak-anak ada di lapangan. Kronologi pastinya masih kami dalami," ujarnya.
Korban jiwa tidak hanya satu. Secara total, ada 19 orang yang harus dilarikan ke rumah sakit. Mereka terpaksa dirawat di dua tempat berbeda: RSUD Cilincing dan RSUD Koja.
Suasana di lokasi kejadian, tentu saja, sempat panik. Guru-guru dan warga sekitar langsung bergerak memberikan pertolongan pertama sebelum bantuan medis tiba. Kini, perhatian tertuju pada pemulihan korban, terutama siswa yang masih kritis itu.
Artikel Terkait
Anggaran Pasca Bencana Dikritik, Komisi V Desak PU Bentuk Direktorat Khusus
MA Usulkan Penambahan Hakim Agung, Usia Pensiun 70 Tahun Jadi Opsi
Dua Pemuda Diamankan di Apartemen Thamrin, Vape Sintetis Jadi Modus Baru
Sespimti Polri Bantu Korban Longsor Cisarua dengan Bahan Pokok dan Perlengkapan Tidur