Motor Penuh Lumpur di Tapteng Diservis Gratis, Upaya Ringankan Beban Korban

- Kamis, 11 Desember 2025 | 05:30 WIB
Motor Penuh Lumpur di Tapteng Diservis Gratis, Upaya Ringankan Beban Korban

Banjir dan longsor di Tapteng memang menyisakan duka. Tapi di tengah lumpur dan kerusakan, ada upaya kecil untuk meringankan beban. Polda Sumut, bersama beberapa bengkel milik warga, membuka layanan cuci dan servis motor gratis untuk korban terdampak.

Beberapa motor yang penuh lapisan lumpur itu kini mulai bersih. Itu terlihat dari dokumentasi di lokasi, di sebuah bengkel warga yang ramai oleh aktivitas. Beberapa unit sudah selesai dicuci, sementara yang lain masih antre.

Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan alasan dibukanya layanan ini.

"Bencana di Tapteng tidak hanya merenggut nyawa atau merusak rumah. Harta benda, termasuk kendaraan bermotor yang terendam, juga jadi korban. Makanya kami bergerak, menyiapkan sarana cuci motor gratis ini," ujarnya, Rabu (10/12/2025).

"Silakan dimanfaatkan. Ini bentuk upaya kami meringankan beban saudara-saudara kita di sini," imbuh Simanjuntak.

Lokasi bengkel pertama ini ada di Jalan Matseh Gelar Kesayangan, Pandan. Pemiliknya dengan sigap menjelaskan titik tepatnya.

"Lokasinya dekat SMA Matauli, belakang kantor DPRD. Kita kerja sama dengan pihak polda," kata warga tersebut.

Tak cuma itu, layanan serupa juga dibuka oleh Polres Tapteng di lokasi berbeda. Bengkel kedua ini ada di Jalan P. Sidempuan, Kelurahan Sibuluan Baru.

Di sana, kondisi lebih ramai. Beberapa motor terlihat mogok dan rusak akibat terendam lumpur dalam waktu lama.

"Ini bengkel kedua. Lokasi layanan servis gratis Polri dari Polres Tapteng," jelas seorang polisi di tempat.

Antrean sudah mengular. Proses pencucian dan perbaikan diawasi langsung oleh Kasat Laka Lantas. Tiga teknisi tampak sibuk membersihkan, menyervis, dan menyalakan kembali mesin-mesin yang mati.

"Masyarakat sudah banyak berdatangan. Ini bentuk kepedulian kami, berkontribusi meringankan beban. Harapannya, motor-motor ini bisa dipakai lagi untuk aktivitas sehari-hari," pungkasnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar