Di sisi lain, petugas damkar mulai menyisir titik awal musibah. Dugaan sementara, sumber api berasal dari baterai lithium yang terbakar. Kepala Dinas Gulkarmat DKI, Bayu Megantara, menyebut hal ini masih dalam penyelidikan mendalam.
"Karena jenisnya baterai litium, di bawah, mungkin perlu evaluasi kembali," ujar Bayu di lokasi kejadian.
Menurut penjelasannya, sebenarnya sudah ada upaya dari karyawan di gedung untuk melawan si jago merah. Mereka menggunakan lima unit alat pemadam api ringan atau APAR. Sayangnya, upaya itu tak membuahkan hasil. Api justru semakin membesar, diiringi asap hitam pekat yang memenuhi ruangan dan koridor.
"Informasi yang kami terima, sudah berupaya dipadamkan dengan APAR. Itu sekitar lima unit APAR berupaya untuk memadamkan," jelas Bayu.
Namun begitu, upaya manusia kerap tak sebanding dengan laju amukan api. Hasilnya, kita menyaksikan duka yang mendalam, meninggalkan duka bagi keluarga seperti Ilham, dan pertanyaan besar tentang pencegahan di masa depan.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Motif Sakit Hati di Balik Pembunuhan Perempuan Muda dalam Boks di Medan
Gus Yasin Lepas Kereta Mudik Gratis dari Gambir ke Semarang
Chelsea Hadapi Misi Nyaris Mustahil Balikkan Keunggulan PSG di Liga Champions
Gubernur Jabar Beri Kompensasi kepada 5.000 Pengemudi untuk Kurangi Kepadatan Arus Mudik