Gelombang tinggi tak terduga menghantam pantai-pantai di Tenerife, Spanyol, dengan kekuatan yang mengerikan. Kejadian tragis ini merenggut nyawa empat orang pengunjung yang sedang berenang, menurut laporan pihak berwenang setempat.
Menurut keterangan yang diberikan kepada pers, insiden mematikan itu terjadi pada hari Minggu. Dua pria dan seorang wanita dilaporkan tewas setelah mereka mengunjungi bagian garis pantai yang sebenarnya sudah ditutup untuk umum. Peringatan akan gelombang besar di Kepulauan Canary, gugusan pulau di lepas Afrika barat laut itu, rupanya tak dihiraukan.
Upaya penyelamatan sempat memberi secercah harapan. Tim penyelamat berhasil menghidupkan kembali korban keempat yang mengalami henti jantung. Namun, nasib berkata lain.
Layanan darurat kemudian mengonfirmasi bahwa wanita tersebut akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit Santa Cruz de Tenerife, Senin pagi.
Artikel Terkait
Polisi Amankan 1.360 Butir Obat Daftar G dan Tersangka di Jakarta Utara
Jakarta Sajikan Ragam Acara Seni dan Festival Selama Libur Nyepi hingga Lebaran 2026
Beberapa Bank Tetap Buka dengan Layanan Terbatas Saat Libur Panjang Maret 2026
Dua Kepala Dapur Sekolah di Ponorogo Laporkan Intimidasi dan Potongan Anggaran ke BGN