Gelombang tinggi tak terduga menghantam pantai-pantai di Tenerife, Spanyol, dengan kekuatan yang mengerikan. Kejadian tragis ini merenggut nyawa empat orang pengunjung yang sedang berenang, menurut laporan pihak berwenang setempat.
Menurut keterangan yang diberikan kepada pers, insiden mematikan itu terjadi pada hari Minggu. Dua pria dan seorang wanita dilaporkan tewas setelah mereka mengunjungi bagian garis pantai yang sebenarnya sudah ditutup untuk umum. Peringatan akan gelombang besar di Kepulauan Canary, gugusan pulau di lepas Afrika barat laut itu, rupanya tak dihiraukan.
Upaya penyelamatan sempat memberi secercah harapan. Tim penyelamat berhasil menghidupkan kembali korban keempat yang mengalami henti jantung. Namun, nasib berkata lain.
Layanan darurat kemudian mengonfirmasi bahwa wanita tersebut akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit Santa Cruz de Tenerife, Senin pagi.
Artikel Terkait
Menu Bergizi Berujung Petaka, 132 Siswa di Manggarai Barat Keracunan Massal
Dinamika Keraton Solo: PN Solo Kabulkan Ganti Nama, Mangkubumi Fokus Revitalisasi
Trump Pertimbangkan Serangan Terarah untuk Dukung Demonstran Iran
Krisis Air Ancam RSUP M. Djamil, Pemerintah Gerak Cepat Bor Sumur Cadangan