Di sela-sela keriuhan Istora Senayan, Jumat lalu, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia ditanya soal dukungan partainya untuk Pilpres 2029. Pertanyaan itu tak mengagetkannya. Dengan santai, Bahlil langsung menyinggung soal latar belakang calon yang mereka dukung sebelumnya.
"Ya Pak Prabowo ini kan juga adalah kader Golkar, alumni Golkar," ucap Bahlil.
Lalu ia melanjutkan dengan nada retoris, "Kalau sudah ada yang terbaik, ngapain cari yang lain?"
Jawaban itu sekaligus menegaskan sikap partainya. Menurut Bahlil, dukungan Golkar kepada pemerintahan Prabowo sudah merupakan keputusan Munas dan akan dijalankan hingga masa jabatan berakhir. Ia menekankan, partainya akan konsisten berada di barisan yang sama dengan pemerintah.
"Dan Golkar akan konsisten terus bersama-sama dengan pemerintah," tegasnya.
Pembicaraan kemudian merambah ke isu yang sempat ia lontarkan sebelumnya: koalisi permanen. Bahlil berargumen bahwa stabilitas pemerintahan adalah kunci, dan untuk mencapainya, dibutuhkan kesepakatan koalisi yang langgeng, tidak berubah-ubah setiap periode.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: 143,91 Juta Pemudik Diprediksi, 10 Ruas Tol Dibuka Gratis
KPK Tangkap Bupati Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan Dana THR
Pemerintah Kaji Pemotongan Gaji Menteri dan DPR Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
Harga Emas Antam di Pegadaian Stagnan, 1 Gram Bertahan di Rp 3,1 Juta