Di sisi lain, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memastikan komitmen perusahaan. Ia bahkan turun langsung ke lokasi bencana untuk memantau pemulihan. Semua sumber daya, kata dia, dikerahkan untuk satu tujuan: mengembalikan akses energi bagi masyarakat secepat mungkin.
"Tugas kami di sini bukan hanya untuk menyalakan listrik dengan cepat dan aman, tetapi juga menyalakan semangat masyarakat agar bisa segera bangkit dari bencana," tegas Darmawan.
Memang, upaya PLN tak berhenti di tiang listrik. Lewat program TJSL, mereka membagikan paket sembako dan perlengkapan dapur umum untuk mendukung dapur-dapur darurat di posko pengungsian. Rencananya, pendistribusian bantuan ini akan menjangkau wilayah-wilayah lain seperti Medan, Binjai, Deli Serdang, hingga Padangsidempuan dan Sibolga.
"Kami hadir di sini untuk bekerja sama. Sama-sama meringankan beban masyarakat," ucap Darmawan lagi. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD, lanjutnya, akan terus dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran sesuai kondisi lapangan yang dinamis.
Di garis depan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Mundhakir, menggambarkan situasi yang padat. Seluruh personel dikerahkan, bahu-membahu dengan warga. Mereka bahkan menggandeng Yayasan Baitul Maal PLN untuk menyediakan tandu dan ambulans guna mendukung proses evakuasi.
"Kami kerahkan seluruh personel untuk bahu-membahu turun ke lokasi terdampak," tutup Mundhakir.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pria di Parung, Sita 200 Butir Obat Keras T-Rex
Korlantas Berlakukan Sistem Satu Arah Nasional untuk Arus Mudik Lebaran 2026
Drama Turbulent Love Tayang 16 Maret 2026, Usung Kisah Polisi Penyamar dan Pewaris Mafia
Arus Mudik Lebaran 2026: 1,1 Juta Kendaraan Sudah Keluar dari Jakarta