Bantuan Kemensos Genjot Distribusi Logistik ke 10 Titik Banjir Aceh

- Jumat, 05 Desember 2025 | 16:40 WIB
Bantuan Kemensos Genjot Distribusi Logistik ke 10 Titik Banjir Aceh

Banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh mendorong aksi cepat dari Kementerian Sosial. Bantuan logistik terus mengalir, dikirim bersama-sama oleh tim gabungan yang melibatkan BNPB, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan para relawan. Saat ini, distribusi telah menjangkau sembilan kabupaten/kota, plus satu Posko Darurat Bencana di tingkat provinsi.

Daerah yang sudah mendapat kiriman bantuan itu antara lain Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur. Lalu ada juga Pidie, Bireuen, Bener Meriah, serta Aceh Tengah. Tak ketinggalan Pidie Jaya, Kota Lhokseumawe, dan tentu saja Posko PDB Provinsi Aceh.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan koordinasi dengan semua pihak berjalan intens.

“Kita terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, BNPB, TNI, Polri, BPBD, juga Pemda dan relawan. Bufferstock yang sudah terdistribusi ke 9 kabupaten/kota dan 1 posko PDB Provinsi Aceh. Fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, seperti makanan anak, family kit, sandang, kasur/selimut, dan tenda,”

kata Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/12/2025).

Data terbaru menunjukkan bantuan yang sudah sampai ke sepuluh lokasi itu cukup beragam. Ada ribuan paket makanan siap saji dan lauk pauk, lalu makanan anak, serta family kit. Untuk penunjang hunian darurat, telah dibagikan ratusan paket sandang, ribuan lembar kasur dan selimut, serta puluhan unit tenda keluarga dan tenda pengungsi.

Menurut Gus Ipul, semua barang bantuan itu punya tujuan jelas.

“Seluruh bantuan tersebut digunakan untuk penguatan hunian darurat, pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, serta operasional Posko PDB Provinsi Aceh,”

ujarnya.

Di sisi lain, upaya memastikan perut korban terisi juga tak diabaikan. Layanan dapur umum dan dapur mandiri kini sudah beroperasi di tujuh lokasi mulai dari Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, hingga Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Kota Langsa, dan Kota Subulussalam. Gus Ipul menyebut, total ada 45.180 jiwa yang dilayani oleh dapur-dapur tersebut.

Kapasitas masaknya pun tak main-main.

“Kapasitas sekitar 107.224 bungkus per hari dari 7 titik dapur umum tersebut,”

ungkapnya.

Selain itu, paket sembako juga telah disalurkan khususnya ke Aceh Timur dan Aceh Utara, masing-masing seribu paket. Rencana ke depan, Kemensos bahkan mempertimbangkan pengiriman via udara dari Gudang Bekasi menuju Aceh Tengah dan Bener Meriah. Isinya beragam, dari beras dan minyak goreng, mie instan, ikan kaleng, sampai selimut dan makanan khusus anak-anak. Upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar di lokasi bencana terus digenjot, meski tantangan di lapangan masih ada.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar