Di sisi lain, Modi tak kalah hangat menyambut kedatangan tamunya. Melalui sebuah unggahan di media sosial, sang Perdana Menteri menulis, "senang menyambut sahabat saya, Presiden Putin, ke India."
"Menantikan interaksi kita nanti malam dan besok," tambahnya dalam unggahan tersebut.
Agenda resmi memang baru akan berlangsung Jumat. Namun, malam sebelumnya, Modi telah menjamu Putin dalam sebuah jamuan makan malam pribadi. Sebuah foto yang diunggah Modi dari dalam mobil mereka berdua seolah menjadi simbol keakraban yang ingin ditonjolkan. "Persahabatan India-Rusia telah teruji oleh waktu dan telah sangat bermanfaat bagi rakyat kami," tulisnya mengiringi foto itu.
Namun begitu, di balik gelak tawa dan pelukan, ada situasi pelik yang harus dihadapi India. Posisi mereka cukup sulit. Di satu sisi, Negeri Hindustan ini masih sangat bergantung pada impor minyak dari Rusia. Di sisi lain, mereka harus berhati-hati agar tidak memprovokasi Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump, yang sedang gencar dengan negosiasi tarifnya. Jadi, meski pertahanan penting, hubungan perdagangan diperkirakan akan menjadi sorotan utama dalam pembicaraan kali ini. Sebuah permainan diplomasi yang rumit, dengan persahabatan lama sebagai latarnya.
Artikel Terkait
HNW: Kampus Islam Bisa Lahirkan Generasi Cendekiawan Berwawasan Global
Hening di Jatimelati: Keluarga dan Sahabat Berduka untuk Ferry Irawan, Korban Pesawat Hilang di Pangkep
Prabowo Sambut Hangat Diaspora di London, Sapa Mahasiswa di Tengah Kunjungan Kenegaraan
Korban Kedua Kecelakaan Pesawat di Bulusaraung Ditemukan, Berjenis Kelamin Perempuan