Kata 'pecat' tadi pagi tiba-tiba jadi trending di X. Tiga menteri jadi sasaran, dan salah satunya adalah Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq. Gelombang kritik di media sosial itu meminta pejabat terkait bencana Sumatera untuk direshuffle. Nah, Hanif pun akhirnya angkat bicara.
Usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Senayan, Rabu (3/12/2025), dia menyatakan sikap. "Ya, saya akan sepenuh tenaga untuk melaksanakan ini," ucap Hanif.
Dia tak menampik bahwa masalah lingkungan di Sumatera ini bukan hal baru. Menurutnya, persoalan serupa sudah terjadi beberapa tahun belakangan. Tapi, kata Hanif, yang penting sekarang bukan mencari kambing hitam.
"Tentu sekali lagi, kami mohon izin dukungan kita semua. Karena ini kan permasalahan jangka lama ya, tidak jadi di saat ini saja," jelasnya.
Dia lantas memohon dukungan agar upayanya membuahkan hasil, terutama dalam mengusut penyebab banjir besar di utara pulau Sumatera. Hanif menegaskan, fokusnya adalah perbaikan mendasar.
"Pokoknya yang penting landscape-nya kurang, sehingga kita perlu meningkatkan kapasitas landscape, ya," imbuh dia.
Pernyataannya itu jelas sebuah respons. Di tengah desakan publik yang kencang, Hanif memilih untuk meminta ruang dan kepercayaan. Sekarang, tinggal menunggu aksi nyatanya.
Artikel Terkait
Jadwal Salat Makassar Kamis 7 Mei 2026: Subuh Pukul 04.44 Wita, Magrib Pukul 17.59 Wita
40 Rumah Sakit di Indonesia Kantongi Sertifikasi Syariah, Wamenkes Tegaskan Bersifat Inklusif
Menag: Borobudur Bukan Sekadar Warisan Budaya, Tapi Kitab Spiritual yang Hidup
Bajak Laut Somalia Gunakan Kapal Dhow UEA yang Dibajak sebagai Kapal Induk untuk Serang Kapal Lain