Magelang baru-baru ini mendapat perhatian khusus dari PT Pertamina. Perusahaan pelat merah itu meresmikan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang total nilainya mencapai Rp 11,5 miliar. Bantuan terbesar difokuskan pada renovasi sejumlah sarana dan prasarana di Akademi Militer setempat.
Acara penyerahannya berlangsung cukup khidmat. Dimulai dengan penandatanganan prasasti, lalu dilanjutkan penyerahan simbolis. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, dan Komisaris Utama Mochamad Iriawan, menyerahkan bantuan itu langsung kepada Gubernur Akmil, Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar.
Namun begitu, bantuan Pertamina tak hanya berhenti di kompleks militer. Dukungan juga mengalir ke sekolah-sekolah di sekitarnya. SMAN 1 Mertoyudan, contohnya, mendapat bantuan untuk meningkatkan fasilitas perpustakaannya. Sementara SDN 1 Bulurejo mendapatkan perbaikan ruang belajar yang lebih ramah untuk siswa disabilitas.
Tak lupa, bantuan sembako juga dibagikan. Sebanyak 230 paket diserahkan kepada Camat Magelang Selatan, Susilo. Dan 100 paket lainnya diberikan kepada Pujo Ihtiarta, Camat Kecamatan Mertoyudan.
Simon Mantiri menilai rangkaian dukungan ini punya dampak positif yang nyata.
“Pertamina akan selalu memberikan pengabdian terbaik untuk merah putih, dan bangsa Indonesia,” ujarnya dalam sebuah keterangan tertulis, Selasa (2/12/2025).
Di tempat lain, Kepala SMAN 1 Mertoyudan, Tentrem Lestari, tampak bersemangat. Ia menjelaskan bagaimana bantuan dari Pertamina akan dimanfaatkan.
“Dukungan yang diberikan Pertamina sangat bermanfaat sekali. Dengan ini, kami bisa mewujudkan ruang perpustakaan menjadi lebih menyenangkan, lebih nyaman, dan menginspirasi anak-anak kami untuk bisa semakin semangat dan rajin berkunjung ke perpustakaan,” jelasnya.
Ia berkomitmen penuh untuk mengubah perpustakaan menjadi rumah ilmu yang bisa membuka wawasan siswa dengan cara yang lebih asyik.
“Mudah-mudahan dengan peningkatan fasilitas di perpustakaan, kami semakin meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, terutama kepada anak-anak didik kami. Terimakasih Pertamina,” pungkasnya.
Melalui kegiatan di Magelang ini, Pertamina kembali menegaskan komitmennya. Bukan hanya sebagai penyedia energi, tapi juga sebagai perusahaan yang memimpin transisi energi. Semua program berkelanjutannya, termasuk TJSL ini, diklaim sejalan dengan target Net Zero Emission 2060 dan tujuan pembangunan global.
Artikel Terkait
UNICEF Kutuk Penembakan Dua Kontraktornya oleh Pasukan Israel di Gaza
Lonjakan Penumpang KRL dan LRT di Awal 2026 Soroti Ketimpangan Transportasi Luar Jawa
Rem Blong Truk Hino Tewaskan Dua Pemuda dan Lukai Satu Orang di Sidrap
Gus Dur Pakai Bahasa Arab untuk Kibuli Intel Orde Baru di Muktamar NU