Ruas jalan Panglima Denai di Medan pagi ini benar-benar tak bergerak. Macet total. Penyebabnya? Antrean kendaraan yang mengular ingin mengisi BBM di SPBU dekat Terminal Amplas. Yang bikin warga kesal, tak terlihat satu pun petugas berupaya mengurai kemacetan panjang itu.
Pantauan di lokasi sekitar pukul sepuluh pagi menunjukkan kemacetan parah di kedua jalur. SPBU 14.202.185 itu jadi pusat masalah. Kendaraan mengantre dari arah Stasiun Amplas, sementara yang sudah selesai mengisi berdesakan keluar menuju terminal. Truk dan mobil besar ikut memadati ruas jalan, memperparah keadaan.
Menurut sejumlah saksi, situasi ini jadi pukulan beruntun. Baru saja kota ini dilanda banjir besar yang memaksa banyak warga mengungsi. Begitu air surut, masalah baru langsung menghadang: kelangkaan bahan bakar.
Nanda, salah seorang warga, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
"Di sini kan banjir besar kemarin, banyak yang ngungsi. Udah siap (selesai) banjir, malah BBM langka. Mau kerja pun kan susah," ujarnya.
Kata dia, kinerja pemerintah dinilai tak sigap. Persoalan transportasi yang seharusnya diantisipasi justru dibiarkan berlarut, menambah beban warga yang sedang berusaha bangkit.
Artikel Terkait
Kebakaran Hanguskan Satu Dermaga dan Lima Speed Boat di Kayong Utara, Penyebab Masih Diselidiki
Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen, Rupiah dan Cadangan Devisa Terus Tertekan
AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran sebagai Respons Penembakan Helikopter Apache di Selat Hormuz
Herdman Sesali Penyelesaian Akhir Kurang Tajam meski Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0