Malam itu, sekitar pukul setengah tiga, suasana di Jalan Sulaiman, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, masih sunyi. Di sebuah toko sembako, pemiliknya sedang terlelap. Lalu, anaknya terbangun dan melihat tiga orang bergerak mencurigakan di sekitar toko. Spontan, anak itu membangunkan ayahnya.
“Maling! Maling!” teriak korban begitu sadar. Suaranya memecah keheningan malam. Dan seperti biasa di lingkungan seperti itu, teriakan maling langsung menyulut reaksi cepat warga. Mereka berdatangan dari berbagai arah, tanpa komando, tanpa aba-aba. Begitu sampai, mereka langsung bertindak.
Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha, menjelaskan kronologinya. Awalnya, benar ada tiga orang pelaku. Tapi nasib sial hanya menimpa satu orang. Dua lainnya berhasil kabur entah ke mana.
“Korban bangun dan berteriak spontan, ‘maling-maling’. Kemudian warga pada berdatangan,” kata Aqsha, Kamis (23/4/2026).
Yang berhasil diringkus warga adalah seorang pria berinisial KM. Nasibnya? Babak belur. Massa yang geram langsung menghajarnya di tempat. Tidak ada yang sempat menahan emosi. “Warga yang berdatangan langsung mengamankan dan memukuli pelaku,” ungkap Aqsha lagi.
Untungnya, polisi cepat sampai di lokasi setelah menerima laporan. Mereka mengamankan KM dari amukan massa. Tapi sebelum dibawa ke kantor polisi, pelaku yang sudah babak belur itu sempat dilarikan ke Puskesmas terlebih dahulu. Lumayan, biar lukanya diobati dulu.
Menurut keterangan korban, para pencuri itu tidak membawa senjata tajam. Mereka hanya mengandalkan gelapnya malam dan kelengahan pemilik toko. Tapi malam itu, rencana mereka gagal total. Satu tertangkap, dua kabur entah kapan akan tertangkap lagi.
Artikel Terkait
Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Baru Korupsi Batu Bara Ilegal PT AKT, Termasuk Kepala KSOP Rangga Ilung
Konsul Jenderal RI Imbau Jemaah Haji Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem Madinah
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Tuduh Iran Terpecah soal Perundingan Damai
Transjakarta Kaji Kenaikan Tarif yang Tak Pernah Berubah Selama 21 Tahun