Pasca banjir yang melanda, akses jalan menuju sejumlah kawasan di Aceh masih benar-benar terputus. Kondisi ini menyulitkan upaya bantuan dan evakuasi. Menurut laporan terbaru, daerah seperti Aceh Tamiang dan Gayo Lues masih terisolasi dari jalur utama.
Dalam jumpa pers yang disiarkan secara daring, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto membeberkan fakta yang cukup memprihatinkan.
"Yang masih putus Sumatera Utara-Aceh Tamiang putus. Kemudian Banda Aceh, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, ini masih putus. Kemudian Gayo Lues ini juga masih putus. Karena jalur nasional Gayo Lues-Aceh Tenggara ini masih putus," jelasnya.
Tak cuma itu, akses menuju Aceh Tengah pun masih lumpuh total. Jalan nasional penghubung Bireun-Takengon tak bisa dilewati, begitu juga rute Bener Meriah-Aceh Tengah dan Bener Meriah-Bireun. Wilayah Subusalam, Singkil, Aceh Selatan, hingga perbatasan Sumut juga dilaporkan belum lancar. Sebagian besar ruas jalan masih terendam banjir, membuat kendaraan logistik macet total.
Di tengah situasi yang pelik ini, ada sedikit kabar baik. Soal komunikasi, yang sebelumnya sempat terbatas, kini perlahan mulai membaik. Pihak BNPB sudah bisa berkoordinasi lebih lancar dengan pejabat daerah dan tim BPBD di lapangan.
"Tetapi untuk komunikasi masyarakat banyak ini masih belum lancar. Kami akan tingkatkan terus," imbuh Suharyanto, mengakui bahwa akses informasi bagi warga biasa masih jadi kendala serius.
Sementara itu, data korban terus bertambah. Bencana banjir dan longsor di Sumatera telah menelan korban jiwa yang tidak sedikit. Angkanya terus merangkak naik, dan ini yang tercatat hingga saat ini:
Sumatera Utara mencatat korban meninggal 217 orang, dengan 209 lainnya masih hilang. Di Aceh, 96 orang dinyatakan meninggal dan 75 orang belum ditemukan. Sementara Sumatera Barat melaporkan 129 korban jiwa dan 118 orang yang masih dicari.
Kondisinya benar-benar memilukan. Upaya pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan, meski medan yang berat dan akses yang terputus menjadi tantangan terbesar di lapangan.
Artikel Terkait
Dua Tersangka Baru di Kasus Korupsi Desa Muba, Termasuk Staf Ahli Bupati dan Advokat
Bayi Diduga Dianiaya Pengasuh di Daycare Banda Aceh, Polisi Amankan Pelaku
Human Initiative Luncurkan Flash Sale Qurban Rp1,7 Juta per Bagian Sapi, Fokus ke Indonesia Timur dan Afrika
Mayapada Hospital Hadirkan Teknologi Kedokteran Nuklir PET-CT dan SPECT-CT untuk Deteksi Dini Kanker