London diguncang insiden kebakaran hebat yang melalap sebuah gudang penyimpanan kembang api. Api berkobar sejak sekitar pukul sembilan pagi waktu setempat, menghadirkan pemandangan dramatis dengan asap hitam pekat membubung tinggi di langit. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 150 petugas pemadam dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi.
Menurut Pat Goulbourne, asisten komisaris Pemadam Kebakaran London, situasi di lapangan cukup berbahaya.
"Selagi tim kami berupaya memadamkan api, terjadi serangkaian ledakan di dalam lokasi. Kami menduga ledakan itu berasal dari tabung gas dan tentu saja, material kembang api yang tersimpan di dalam gudang," jelasnya.
Di sisi lain, Wasim Ismail, seorang pekerja di bengkel terdekat, menggambarkan betapa mencekamnya momen ledakan tersebut. Katanya, suaranya jauh lebih keras daripada tembakan senapan.
"Ledakannya mungkin ratusan, bahkan bisa jadi ribuan. Pecahan peluru pun beterbangan ke mana-mana saat bahan-bahan itu meledak," tuturnya.
Hingga Selasa malam, upaya pemadaman masih terus dilakukan. Meski atap gudang sudah ambruk, sekitar seperempat bagian bangunan masih dilalap si jago merah. Kabar baiknya, tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam peristiwa ini.
Namun begitu, imbauan dikeluarkan bagi warga sekitar untuk menutup rapat jendela dan pintu rumah mereka. Tindakan evakuasi juga telah dilakukan terhadap tiga sekolah, satu blok perumahan, dan sebuah kawasan industri di sekeliling lokasi kebakaran. Tindakan pencegahan yang perlu dilakukan, mengingat situasi yang masih belum benar-benar aman.
Artikel Terkait
PERBASI Panggil Penyelenggara Campus League Usai Pemain Alami Retak Pelipis di Laga Semifinal
Visa Bermasalah, Keberangkatan Timnas Afrika Selatan ke Piala Dunia 2026 Tertunda
JK Kenang Kontribusi Ryamizard Ryacudu dalam Penanganan Tsunami Aceh
Pemerintah Gratiskan Sertifikasi Kompetensi BNSP bagi Alumni Program Magang Nasional