Wajah Stasiun Rangkasbitung kini benar-benar baru. Modern banget. Perubahan ini, tentu saja, berdampak langsung pada rute yang akan dilalui para penumpang kereta api mulai besok.
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta, Ferdian Suryo Adhi Pramono, mengonfirmasi hal ini di lokasi.
"Pengoperasian gedung baru stasiun Rangkasbitung bisa kita mulai untuk pelayanan teman-teman yang menggunakan commuter esok hari,"
Menurut Ferdian, semua ini baru bisa dilakukan setelah serangkaian uji coba selesai digelar. Hasilnya? Sebuah gedung stasiun yang jauh lebih lega. Kapasitasnya melonjak drastis, dari yang semula cuma 26.000 penumpang sekarang bisa menampung hingga 83.000 orang. Fasilitas umum di dalamnya juga diklaim lebih lengkap.
Nah, dengan adanya gedung baru ini, ada penyesuaian rute yang perlu diperhatikan. Buat kamu yang biasa naik kereta tujuan Tanah Abang, harus siap-siap dengan alur baru. Sementara itu, penumpang yang hendak ke Serang dan Merak masih tetap dilayani di gedung lama.
Pelayanan untuk KA Commuter akan dimulai lebih dulu. Namun begitu, Ferdian menambahkan bahwa awal Desember nanti, kereta lokal juga sudah bisa beroperasi dari sini.
Lalu, gimana cara masuknya? Bagi yang datang dari arah utara, tepatnya Jalan Sunan Kalijaga, kamu bisa langsung menuju selasar. Dari sana, tersedia pilihan lift, eskalator, atau tangga biasa untuk naik ke area concourse. Setelah itu, lanjut ke loket dan gate tap-in/tap-out sebelum akhirnya turun ke peron KRL di Jalur 4 dan 5.
Di sisi lain, akses dari selatan lewat Jalan Ardi Winangun juga tetap berfungsi. Penumpang bisa naik ke concourse menggunakan lift atau tangga manual melalui pintu masuk selatan di area JPO. Meski begitu, area selatan ini lebih dikhususkan untuk drop-off kendaraan. Jadi, setelah menurunkan penumpang, mobil akan diarahkan keluar lagi menuju Jalan Sunan Kalijaga.
Skema alur baru ini, kata Ferdian, dirancang untuk satu tujuan utama.
"Skema alur baru ini disiapkan untuk menciptakan perjalanan yang lebih teratur, nyaman, dan aman, terutama pada jam padat penumpang,"
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U-20 Gabung Grup H Kualifikasi Piala Asia 2027, Bersaing dengan Australia dan Malaysia
Sopir Taksi Online Rusak Spion Mobil di Tol JORR karena Kesal Tak Diberi Jalan
Empat Fenomena Astronomi Warnai Langit Indonesia Sepanjang Juni 2026, dari Hujan Meteor hingga Strawberry Moon
Separuh Penumpang Whoosh Catat Perjalanan Bandung-Jakarta di Puncak Arus Balik Libur Panjang