Polri Salurkan 154 Ribu Ton Beras, Legislator Soroti Dampak Nyata Gerakan Pangan Murah

- Senin, 24 November 2025 | 15:40 WIB
Polri Salurkan 154 Ribu Ton Beras, Legislator Soroti Dampak Nyata Gerakan Pangan Murah
Artikel GPM

Anggota Komisi IV DPR, Rajiv, memberikan apresiasi tinggi pada Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digerakkan oleh Polri. Menurutnya, program ini terbukti efektif menyalurkan ratusan ribu ton beras untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Tak tanggung-tanggung, dalam waktu kurang dari tiga bulan, gerakan ini berhasil mendistribusikan 153 ribu ton beras. Cukup mengesankan, bukan?

Rajiv, sang legislator muda, menyoroti peran penting Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memimpin langsung program ini. Ia menilai dampaknya sudah terasa secara signifikan di berbagai penjuru Indonesia.

"Program gerakan pangan murah Polri justru menjadi akselarator yang mempercepat target penyaluran SPHP kepada masyarakat di Indonesia," ujar Rajiv dalam siaran pers, Senin (24/11/2025).

Ia pun membeberkan angka yang cukup detail. Dari total 662 ribu ton beras SPHP yang didistribusikan antara Agustus hingga November 2025, kontribusi Polri mencapai 153.968 ton. Itu semua disalurkan hanya dalam 112 hari.

Di sisi lain, Rajiv juga tak lupa memuji inisiatif Kapolri yang mengajak anggotanya terlibat aktif dalam produksi jagung nasional. Hasilnya? Dalam sembilan bulan, Polri berhasil menghasilkan 2,84 juta ton jagung pipil. Usaha mereka, kata dia, tidak sia-sia.

Bukan cuma soal distribusi, perhatian Polri terhadap swasembada pangan juga terlihat dari pembangunan 19 gudang ketahanan pangan di 13 Polda. Kapasitasnya bervariasi, mulai dari 1.000 hingga 10.000 ton beras.

"Saya melihat Polri memberi perhatian khusus pada program swasembada yang menjadi visi Presiden Prabowo," tutur politikus NasDem asal Dapil Jabar II itu.

Karena itu, Rajiv mendukung penuh kelanjutan program GPM dan tanam jagung yang diinisiasi Kapolri. Ia berharap langkah ini bisa diikuti oleh lembaga lain agar visi swasembada pangan nasional bisa segera terwujud.

"Saya mendorong program GPM dan tanam jagung dilanjutkan dan ditiru lembaga lain," pungkasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar