Bogor Diguncang Dua Pohon Tumbang dalam Satu Malam, Satu Pemotor Jadi Korban

- Senin, 24 November 2025 | 10:15 WIB
Bogor Diguncang Dua Pohon Tumbang dalam Satu Malam, Satu Pemotor Jadi Korban

Malam Minggu di Bogor Selatan berubah mencekam ketika sebuah pohon Kelor Laut setinggi 10 meter tiba-tiba ambruk ke jalan. Batangnya yang rapuh tak mampu lagi menopang tubuhnya yang besar. Yang jadi korban adalah seorang pemotor yang sedang melintas.

Kalak BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, menjelaskan kronologinya saat dikonfirmasi pada Senin (24/11/2025).

"Pohon berjenis Kelor Laut dengan tinggi kurang lebih 10 meter dan berdiameter kurang 70 centimeter tumbang dan menutup akses jalan, serta menimpa pengendara motor yang sedang melintas," ujarnya.

Korban yang tertimpa adalah Yoga, 25 tahun. Nasibnya bisa dibilang masih beruntung.

"Korban atas nama Yoga (25) mengalami luka lecet pada bagian kaki serta bahu dan sedikit pusing, saat ini sudah ditangani oleh personel Tagana Kota Bogor," imbuh Dimas.

Yang menarik, kejadian ini dilaporkan warga sekitar pukul 20.50 WIB, saat cuaca justru sedang cerah dan tenang. Tak ada angin kencang atau hujan lebat yang mendahului insiden itu. Dugaan sementara, kondisi pohon itu sendiri yang sudah rapuhlah biang keladinya.

"Kejadian ini diketahui karena pohon yang sudah rapuh, mengakibatkan pohon jenis kelor laut ini tumbang," tegas Dimas.

Namun begitu, malam itu ternyata bukan cuma satu kejadian pohon tumbang. Di tempat lain, tepatnya di kawasan Baranangsiang, Bogor Timur, sebuah pohon mahoni ikut roboh beberapa jam kemudian, sekitar pukul 23.00 WIB.

Beda lokasi, sedikit berbeda pula penyebabnya.

"Dikarenakan angin kencang dan pohon sudah lapuk. Kejadian ini menyebabkan pohon jenis mahoni tinggi 8 meter dan diameter 50 centimeter tumbang, menimpa mobil dan menutup akses jalan warga," kata Dimas melengkapi penjelasannya.

Untungnya, dalam insiden kedua ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, meski sebuah mobil harus menjadi penahan beban pohon yang tumbang.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar