Dunia pendidikan di Ogan Komering Ulu diguncang sebuah tragedi. Seorang guru PPPK berinisial SF (27) ditemukan tewas di kontrakannya sendiri, tangan dan kakinya terikat. Yang bikin merinding, pelaku penangkapan justru tetangga dekat korban, Riko Irawan (29).
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo menjelaskan kronologi penangkapan. Rupanya, pelaku sempat kabur ke rumah orang tuanya di Ogan Ilir sebelum akhirnya diringkus.
Semuanya berawal dari sebuah keributan rumah tangga. Pada Selasa (18/11) malam, Riko bertengkar hebat dengan istrinya. Dalam kondisi emosi, ia keluar rumah dan memutuskan untuk menginap di salah satu kamar kosong yang letaknya tak jauh dari kamar SF.
Malam itu, korban sempat mendengar suara batuk-batuk dari arah bedeng. Khawatir, SF menelepon pemilik kontrakan. Esok harinya, pemilik kontrakan datang untuk mengecek. Riko yang panik langsung naik ke plafon bedeng, lalu masuk ke dalam kamar SF untuk bersembunyi.
Artikel Terkait
Kemenkeu Beri Pendampingan Hukum untuk Pejabat Pajak yang Terjerat OTT KPK
Dewan Keamanan PBB Gelar Sidang Darurat, Bahas Serangan Rusia yang Lumpuhkan Pemanas Kyiv
DPR Serahkan Eksekusi Rehabilitasi Pascabencana Sumatera ke Satgas Tito
Proyektor dan Kipas Angin Raib Digasak Maling di SDN Rumpin