Jair Bolsonaro punya alasan yang sulit diterima banyak orang. Mantan Presiden Brasil itu mengaku hanya terdorong "rasa ingin tahu" saat merusak gelang pemantau elektronik yang terpasang di pergelangan kakinya. Padahal, dia sedang menjalani tahanan rumah sambil mengajukan banding atas hukuman percobaan kudetanya.
Menurut laporan AFP, Bolsonaro akhirnya ditahan pada hari Sabtu. Langkah ini diambil setelah Mahkamah Agung Brasil menilai dia punya risiko tinggi untuk melarikan diri. Tak main-main, pria berusia 70 tahun itu sebelumnya telah dijatuhi hukuman 27 tahun penjara. Vonis itu terkait upayanya menggagalkan pelantikan Luiz InĂ¡cio Lula da Silva sebagai presiden.
Hakim Mahkamah Agung, Alexandre de Moraes, menyebut penahanan ini sebagai langkah pencegahan. Semuanya dilakukan sambil menunggu proses banding terakhir selesai.
Di sisi lain, ada sebuah video yang diungkap pengadilan. Dalam rekaman itu, Bolsonaro mengakui bahwa dia memang menggunakan solder pada alat pelacak tersebut. Alasannya? Sekadar penasaran.
Yang jelas, perangkat itu tampak rusak parah dan bahkan ada bekas terbakar. Meski begitu, gelang itu masih tetap menempel di kakinya.
Bolsonaro, yang memimpin Brasil dari 2019 hingga 2022, sebenarnya sudah dikenakan tahanan rumah sejak Agustus lalu. Dia dikurung di sebuah kondominium mewah di ibu kota Brasilia.
Hakim Moraes juga punya alasan lain. Dalam putusannya, dia menyoroti acara berjaga yang direncanakan di luar kondominium. Acara itu diserukan oleh putra sulung Bolsonaro, Flavio Bolsonaro. Menurut Moraes, situasi seperti itu berpotensi memicu kekacauan yang akhirnya bisa "menciptakan peluang bagi Bolsonaro untuk kabur."
Artikel Terkait
Idul Adha 2026 di Banjarnegara: 339 Kambing Dominasi Kurban, Geser Tren Sapi
Banjir Landa Lima Desa di Gorontalo Utara, Kawasan Adat Didingga Paling Parah
Din Syamsuddin dalam Khutbah Idul Adha: Jangan Biarkan Perbedaan Politik dan Organisasi Pecah Belah Umat
Pemuda Disabilitas di Bekasi Utara Viral Usai Nekat Memulung Demi Beli Kambing Kurban