Di Surabaya, suasana tampak sibuk menjelang Rapat Ketua PWNU se-Indonesia. KH Yahya Cholil Staquf, atau yang akrab disapa Gus Yahya, sempat diwawancarai sejenak sebelum memasuki ruang rapat.
Soal kabar yang beredar bahwa dirinya diminta mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU, Gus Yahya mengaku belum menerima surat resmi apa pun. "Saya sendiri belum terima," ujarnya dengan tenang.
Namun begitu, ia tak menampik bahwa mungkin ada sesuatu yang sedang dipersiapkan. "Tapi lihat nanti apakah ada yang dipersiapkan. Tunggu informasinya ya," tambahnya singkat, tanpa berpanjang lebar.
Rupanya, Gus Yahya lebih memilih fokus pada agenda hari itu. Menurutnya, kehadirannya di Surabaya murni untuk urusan internal organisasi. "Silaturahmi, koordinasi pengurus organisasi," jelasnya.
Setelah mengatakan itu, ia pun bergegas masuk ke dalam salah satu ruangan di Sky Suites Residence, tempat rapat digelar. Tak ada lagi komentar atau klarifikasi lebih lanjut mengenai desakan mundur yang ramai diperbincangkan.
Artikel Terkait
Pengamat: Desain Kelembagaan Kunci Indonesia Peringkat Kedua Ketahanan Energi Global
Serangan Udara di Gaza Utara Tewaskan 5 Warga Sipil, 3 di Antaranya Anak-anak
Manchester City Kembali ke Puncak Klasemen Usai Kalahkan Burnley
Menteri Imigrasi Tegaskan Larangan Berangkat Haji Ilegal, 13 WNI Digagalkan di Bandara