Di Surabaya, suasana tampak sibuk menjelang Rapat Ketua PWNU se-Indonesia. KH Yahya Cholil Staquf, atau yang akrab disapa Gus Yahya, sempat diwawancarai sejenak sebelum memasuki ruang rapat.
Soal kabar yang beredar bahwa dirinya diminta mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU, Gus Yahya mengaku belum menerima surat resmi apa pun. "Saya sendiri belum terima," ujarnya dengan tenang.
Namun begitu, ia tak menampik bahwa mungkin ada sesuatu yang sedang dipersiapkan. "Tapi lihat nanti apakah ada yang dipersiapkan. Tunggu informasinya ya," tambahnya singkat, tanpa berpanjang lebar.
Rupanya, Gus Yahya lebih memilih fokus pada agenda hari itu. Menurutnya, kehadirannya di Surabaya murni untuk urusan internal organisasi. "Silaturahmi, koordinasi pengurus organisasi," jelasnya.
Setelah mengatakan itu, ia pun bergegas masuk ke dalam salah satu ruangan di Sky Suites Residence, tempat rapat digelar. Tak ada lagi komentar atau klarifikasi lebih lanjut mengenai desakan mundur yang ramai diperbincangkan.
Artikel Terkait
Dua Santri Ponpes di Pamekasan Jatuh dari Lantai Dua Asrama, Satu Tewas
Kepala Sekolah Jadi Faktor Penentu Keberhasilan Sekolah Rakyat, Pengawasan Berkelanjutan Diperlukan
Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026, Berlaku Bervariasi di Daerah
Mobil Box Muatan Biji Plastik Terguling di Flyover Pesing, Macet Parah Arah Cengkareng