Meski satu unit rumah tinggal habis terbakar, hal yang patut disyukuri adalah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Semua penghuni rumah selamat.
Namun begitu, kerugian material yang diderita tidaklah kecil. Gatot memperkirakan nilai kerugian mencapai sekitar Rp 404,4 juta.
"Kerugian kurang lebih Rp 404.400.000. Jiwa terselamatkan 4 Kartu Keluarga, total 13 jiwa. Dugaan sementara penyebabnya kompor, lagi masak terus ditinggal," imbuhnya lagi menegaskan.
Peristiwa ini kembali mengingatkan betapa berbahayanya meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan, meski hanya untuk sesaat.
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Soroti Luka Gereja: Pintu Tak Boleh Tertutup bagi Korban
Ahli Geologi Turun Tangan Selidiki Lubang Ajaib di Sawah Pombatan
Banjir Setinggi Pinggang Rendam Tiga Desa di Probolinggo
Asap Mesin Penghancur Batu Tewaskan Empat Penambang di Badakhshan