Di tengah ruang yang dipenuhi semangat para santri, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat atau yang akrab disapa Rerie menyampaikan pesan penting. Menurutnya, anak muda zaman sekarang butuh lebih dari sekadar teori. Mereka harus punya kemampuan memetakan masalah, visi yang jelas, jejaring yang luas, dan kemauan untuk berkolaborasi. Itu semua modal utama buat menghadapi dunia yang serba tak pasti ini.
"Ketidakpastian yang terjadi saat ini merupakan medan peperangan yang harus kita atasi bersama," tegas Rerie dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/11/2025), usai menghadiri Forum Diskusi Aktual Berbangsa Bernegara (FDABB) di Semarang, Jawa Tengah.
Di hadapan komunitas Santrendelik, dia lantas bercerita tentang perjuangan para pendahulu. Rerie menggambarkan bagaimana dulu, justru anak-anak mudalah yang jadi ujung tombak pergerakan. Mereka bukan cuma angkat senjata, tapi juga menyumbang pemikiran dan harapan. Situasi yang mereka hadapi bahkan jauh lebih mencekam.
“Bayangkan saja, ketidakpastian yang dihadapi para pejuang dulu jauh lebih mengerikan,” ujarnya. Tapi justru di situlah mental pahlawan ditempa.
Nah, sekarang giliran generasi muda masa kini. Tantangannya beda, tapi esensinya sama: bagaimana tetap tumbuh, tegak berdiri, dan menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika yang terus berubah.
Rerie menekankan, yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian. “Generasi muda harus berani turun ke medan pertempuran, menghadapi setiap tantangan yang ada,” pungkasnya.
Pesan itu disampaikannya bukan untuk menakuti, melainkan menyadarkan. Bahwa di setiap zaman, selalu ada ruang untuk jadi pahlawan dengan caranya masing-masing.
Artikel Terkait
Narasi Indonesia Gelap dan Kabur dari Indonesia Dinilai Anomali dalam Tradisi Gerakan Sosial
Sidang Kasus Dugaan Pelecehan Anak oleh Michael Jackson Dijadwalkan pada 14 Februari 2028
Iran Bantah Akan Teken Nota Kesepahaman dengan AS pada Minggu, Peluang Damai Masih Terbuka
Satpol PP Bandung Bongkar Paksa Garasi di Atas Trotoar Jalan Ambon Usai Viral