Ledakan yang mengguncang SMAN 72 Jakarta di Kelapa Gading itu masih meninggalkan sejuta tanda tanya. Polisi pun mulai menyisir informasi dari orang terdekat pelaku, yang masih berstatus Anak Berkonflik Hukum (ABH). Ayah dan kakaknya sudah diperiksa.
Reaksi mereka? Kaget. Sama sekali tak menyangka.
"Ya itu kaget, nggak menyangka kan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kepada para wartawan Jumat lalu.
Pemeriksaan terhadap keluarga inti pelaku sendiri sudah dilakukan dua kali. Polisi berusaha memahami karakter dan keseharian ABH di lingkungan keluarganya. Mereka menanyakan soal sifat dan gelagatnya sehari-hari. Menurut Budi, secara umum tak ada perubahan yang mencolok. Tapi ada satu hal yang menarik perhatian.
"Termasuk dia menggunakan web, kan kalau menurut si ABH ke orang tuanya bahwa laptopnya itu rusak," jelas Budi lagi. Seolah ada yang disembunyikan.
Artikel Terkait
Gus Imron Tuding Islah di Tubuh PBNU Hanya Wacana Belaka
Wamen Dalam Negeri Sambangi Sekolah Rakyat, Serukan Semangat Belajar untuk Masa Depan Bangsa
Polisi dan Warga Megamendung Gelar Doa Bersama untuk Jaga Keamanan
Sekolah Rakyat Prabowo Tembus 104 Titik, Targetkan 200 Gedung pada 2027