Di sisi lain, untuk mengantisipasi kekurangan tempat bagi pasien, BPBD Kabupaten Subang langsung bergerak cepat. Mereka mendirikan tenda darurat di lokasi.
"Kami mendirikan tenda peleyon dan velt bed untuk mengantisipasi pasien yang ruangannya terbakar," ujar Udin.
Menurutnya, pihaknya sudah menyiapkan 11 unit velt bed di dalam tenda. Jumlah itu dinilai cukup memadai untuk menampung pasien yang membutuhkan. Memang, fasilitas darurat ini tentu tak sama nyamannya dengan ruangan pasien biasa. Tapi, dalam situasi darurat seperti ini, kehadirannya sangat berarti. "Namun bisa digunakan," katanya singkat.
Artikel Terkait
Anak Kandung Diduga Curi Motor Ayahnya di Tanggamus
Gubernur Papua Barat Daya Serahkan Tiga Puskesmas Keliling Air untuk Jangkau Daerah Kepulauan
Arab Saudi Naikkan Hadiah Kompetisi Hafalan Al-Quran Jadi Rp40 Miliar
Polda Riau Gelar Lomba Lari Gratis untuk Alihkan Aktivitas Balap Liar