Di sisi lain, untuk mengantisipasi kekurangan tempat bagi pasien, BPBD Kabupaten Subang langsung bergerak cepat. Mereka mendirikan tenda darurat di lokasi.
"Kami mendirikan tenda peleyon dan velt bed untuk mengantisipasi pasien yang ruangannya terbakar," ujar Udin.
Menurutnya, pihaknya sudah menyiapkan 11 unit velt bed di dalam tenda. Jumlah itu dinilai cukup memadai untuk menampung pasien yang membutuhkan. Memang, fasilitas darurat ini tentu tak sama nyamannya dengan ruangan pasien biasa. Tapi, dalam situasi darurat seperti ini, kehadirannya sangat berarti. "Namun bisa digunakan," katanya singkat.
Artikel Terkait
Ara Tegaskan Huntap Korban Bencana Harus Penuhi Tiga Syarat Krusial Ini
Putra Mahkota Terakhir Iran Serukan Trump Bertindak Saat Protes Memanas
Dua Pelaku Penusukan di Kemang Diringkus di Surabaya Saat Hendak Kabur
Jadwal Imsakiyah Digital 2026 Sudah Rilis, Ini Cara Mengeceknya