Di sisi lain, untuk mengantisipasi kekurangan tempat bagi pasien, BPBD Kabupaten Subang langsung bergerak cepat. Mereka mendirikan tenda darurat di lokasi.
"Kami mendirikan tenda peleyon dan velt bed untuk mengantisipasi pasien yang ruangannya terbakar," ujar Udin.
Menurutnya, pihaknya sudah menyiapkan 11 unit velt bed di dalam tenda. Jumlah itu dinilai cukup memadai untuk menampung pasien yang membutuhkan. Memang, fasilitas darurat ini tentu tak sama nyamannya dengan ruangan pasien biasa. Tapi, dalam situasi darurat seperti ini, kehadirannya sangat berarti. "Namun bisa digunakan," katanya singkat.
Artikel Terkait
Jepang Siapkan Pelepasan Cadangan Minyak Nasional pada Mei 2026
Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Halal Bihalal di Kota Tua
Iran Setujui Gencatan Senjata Dua Pekan, Perundingan Damai dengan AS Segera Dimulai di Islamabad
Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI Setelah 34 Tahun