MBS Dibalik Keputusan Mengejutkan Trump Turun Tangan di Sudan

- Kamis, 20 November 2025 | 13:35 WIB
MBS Dibalik Keputusan Mengejutkan Trump Turun Tangan di Sudan

Donald Trump, mantan Presiden Amerika Serikat, tiba-tiba menyatakan akan berupaya mengakhiri perang di Sudan. Ini menarik perhatian banyak pihak. Pasalnya, selama ini Trump hampir tak pernah bersuara soal konflik yang sudah berlarut-larut itu.

Rupanya, ada sosok di balik pernyataan mengejutkan ini: Mohammed bin Salman. Putra Mahkota Arab Saudi itu secara langsung meminta Trump untuk turun tangan. "Yang Mulia ingin saya melakukan sesuatu yang sangat berpengaruh terkait Sudan," ujar Trump dalam sebuah forum bisnis Saudi-AS yang juga dihadiri MBS.

Ia mengaku awalnya tak pernah terpikir untuk terlibat. "Saya pikir itu hanya sesuatu yang gila dan di luar kendali," imbuhnya. Namun begitu, setelah melihat betapa pentingnya masalah ini bagi MBS dan sekutunya, Trump akhirnya berubah pikiran. "Kami akan mulai bekerja untuk Sudan," janjinya.

Padahal, konflik antara tentara Sudan dan kelompok paramiliter RSF ini sebenarnya sudah cukup lama berlangsung. Sejak pecah pada April 2023, pertikaian itu telah menelan puluhan ribu korban jiwa. Hampir 12 juta orang terpaksa mengungsi. Sungguh situasi yang memilukan.

Di sisi lain, Washington sendiri sebenarnya sudah meningkatkan upaya diplomatik dalam beberapa bulan terakhir. Mereka mendorong gencatan senjata antara pihak-pihak yang bertikai. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bahkan dikabarkan telah menelepon menteri luar negeri UEA untuk mendesak dukungan mereka.

Soal dukungan ini, Arab Saudi memang diketahui berpihak pada militer Sudan yang bersekutu dengan pemerintah. Sementara itu, militer Sudan menuding Uni Emirat Arab diam-diam mendukung RSF dengan mengirimkan senjata dan tentara bayaran. Tentu saja, UEA membantah keras tuduhan tersebut.

Nah, dengan keterlibatan Trump yang tiba-tiba ini, banyak yang penasaran. Apa yang akan dilakukannya? Bagaimana langkah konkretnya? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar