Prabowo Hentikan Tradisi Pengerahan Pelajar untuk Sambut Kunjungan Kerja

- Kamis, 20 November 2025 | 06:25 WIB
Prabowo Hentikan Tradisi Pengerahan Pelajar untuk Sambut Kunjungan Kerja
Respons Kemendagri Soal Arahan Presiden

Kementerian Dalam Negeri menyatakan kesiapannya mengikuti permintaan Presiden Prabowo Subianto. Permintaan itu sederhana: hentikan pengerahan siswa sekolah untuk menyambut kedatangannya saat kunjungan kerja. Langkah ini direspons positif oleh Kemendagri.

"Untuk tahap awal, kita laksanakan dan ikuti dulu arahan Bapak Presiden," ujar Kapuspen Kemendagri, Benni Irawan, Kamis (20/11/2025). Menurutnya, Menteri Sekretaris Negara sudah ditugasi untuk menindaklanjuti imbauan tersebut ke para kepala daerah.

Benni juga menambahkan bahwa Kemendagri tak ragu menerbitkan surat edaran jika nanti diperlukan. "Kalau memang dipandang perlu, kami siap menerbitkan SE sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan umum ke pemda," jelasnya. Jadi, ada dua lapis penguatan: arahan langsung dari pusat dan payung hukum dari Kemendagri.

Di sisi lain, bagaimana ceritanya sampai muncul permintaan seperti ini? Rupanya, ini berawal dari kunjungan kerja Prabowo di Bantul, saat peresmian Jembatan Kabanaran. Di sana, ia merasa tak tega melihat siswa-siswa menunggu terlalu lama, apalagi di bawah terik matahari.

"Saya minta Sekretaris Kabinet nanti tolong buat surat ke semua bupati dan wali kota," kata Prabowo waktu itu. Ia meminta dengan sangat agar anak-anak sekolah tidak lagi dikerahkan ke pinggir jalan hanya untuk menyambutnya. "Biarlah mereka tetap belajar di sekolah masing-masing."

Meski terkesan dengan sambutan meriah yang diberikan, Prabowo justru merasa iba. Konvoinya kadang berjalan cepat, sehingga ia tak sempat menyapa atau berinteraksi dengan para siswa yang sudah menunggu lama. "Saya berpikir kasihan," ujarnya.

Oleh karena itu, ia punya solusi lain. Menurutnya, jika masyarakat atau anak sekolah ingin melihat kedatangannya, mereka bisa menyaksikannya melalui siaran televisi. Atau, jika memungkinkan, Prabowo mengatakan akan mampir sendiri ke ruang kelas saat kunjungan. "Saya akan masuk ke ruang kelas saja," tegasnya.

Jadi, intinya begini: tak ada lagi pemandangan siswa berbaris panas-panasan demi menyambut tamu negara. Setidaknya, kalau tamunya Prabowo. Kemendagri pun siap memastikan arahan ini sampai ke daerah. Perubahan kecil, tapi sarat makna.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar