Menurutnya, literasi budaya menjadi fondasi penting untuk memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda di tengah perkembangan industri kreatif.
Ekonomi Kreatif Sebagai Prioritas Pembangunan
Merespon hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan bahwa pihaknya memang menempatkan ekonomi kreatif sebagai salah satu prioritas pembangunan. Implementasinya dilakukan melalui berbagai program, termasuk Kecamatan Berdaya yang membentuk pusat-pusat kreativitas masyarakat.
"Kearifan lokal perlu dibudidayakan atau diuri-uri. Jangan sampai kita lupa. Budaya itu adalah benteng pertama dan terakhir," tegas Luthfi.
Kolaborasi antara ISI Surakarta dengan kedua pemerintah daerah ini diharapkan dapat menjadi model penguatan budaya dan ekonomi kreatif lintas daerah yang berkelanjutan. Sinergi semacam ini dinilai krusial untuk menciptakan ekosistem kreatif yang inklusif dan berbasis kearifan lokal.
Artikel Terkait
Patung Liberty Tersembunyi di Pondok Cabe, Ternyata Cuma Sisa Produksi
Polisi Akhiri Penyidikan Kematian Diplomat Muda Arya, Pintu Novum Tetap Terbuka
KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka, Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Tembus Rp39 Juta per Jamaah
Trump Klaim Hanya Moral Pribadi yang Bisa Menghentikannya, Bukan Hukum Internasional