Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memberikan laporan yang lebih komprehensif. Hingga pukul 15.00 WIB, tercatat 16 Rukun Tetangga (RT) dan 3 ruas jalan terendam banjir. Kejadian ini disebabkan oleh kombinasi curah hujan dengan intensitas tinggi serta luapan dari Kali Krukut dan Kali Mampang, yang mempengaruhi wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Titik banjir terdalam terjadi di Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan. Kawasan ini menjadi yang paling parah terdampak dengan 9 RT terendam dan ketinggian air yang mencapai 80 centimeter. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas warga dan memerlukan penanganan serius dari pihak berwenang.
Kejadian banjir ini kembali menyoroti pentingnya sistem drainase dan pengendalian banjir yang robust di Ibu Kota, terutama saat menghadapi puncak musim hujan.
Artikel Terkait
Korlantas Tinjau Kesiapan Tol Jabar Jelang Operasi Ketupat 2026
Pengendara Vellfire Aniaya Petugas SPBU Cipinang Gara-gara Ditolak Isi Pertalite
Antusias Warga Padati Program Hapus Tato Gratis Baznas DKI Jakarta
Menteri Agus Sidak Lapas Ciangir, Tinjau Lahan Pertanian Pasca Banjir