Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memberikan laporan yang lebih komprehensif. Hingga pukul 15.00 WIB, tercatat 16 Rukun Tetangga (RT) dan 3 ruas jalan terendam banjir. Kejadian ini disebabkan oleh kombinasi curah hujan dengan intensitas tinggi serta luapan dari Kali Krukut dan Kali Mampang, yang mempengaruhi wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Titik banjir terdalam terjadi di Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan. Kawasan ini menjadi yang paling parah terdampak dengan 9 RT terendam dan ketinggian air yang mencapai 80 centimeter. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas warga dan memerlukan penanganan serius dari pihak berwenang.
Kejadian banjir ini kembali menyoroti pentingnya sistem drainase dan pengendalian banjir yang robust di Ibu Kota, terutama saat menghadapi puncak musim hujan.
Artikel Terkait
Jepang Siapkan Pelepasan Cadangan Minyak Nasional pada Mei 2026
Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Halal Bihalal di Kota Tua
Iran Setujui Gencatan Senjata Dua Pekan, Perundingan Damai dengan AS Segera Dimulai di Islamabad
Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI Setelah 34 Tahun