Banjir Jakarta Selatan Capai 80 cm, Pela Mampang & Pasar Jagal Terendam

- Selasa, 18 November 2025 | 16:20 WIB
Banjir Jakarta Selatan Capai 80 cm, Pela Mampang & Pasar Jagal Terendam
Banjir Jakarta Selatan: Genangan 50-80 cm Rendah Sejumlah Ruas Jalan

Banjir Rendam Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Selatan, Ketinggian Capai 80 Cm

Jakarta Selatan mengalami genangan banjir dengan intensitas tinggi pada Selasa sore (18/11/2025). Salah satu lokasi yang terdampak parah adalah kawasan Pasar Jagal, Kemang Utara, dimana ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 50 centimeter.

Berdasarkan informasi dari TMC Polda Metro Jaya, genangan air setinggi 50 cm di Pasar Jagal, Kemang Utara tersebut mengakibatkan jalanan di lokasi menjadi tidak dapat dilalui kendaraan. Petugas kepolisian terpaksa memberlakukan pengalihan arus lalu lintas sementara untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga keselamatan pengendara.

Dari dokumentasi video yang beredar, tampak jelas banjir di lokasi tersebut setinggi paha orang dewasa, membuat aktivitas transportasi terhenti total untuk sementara waktu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memberikan laporan yang lebih komprehensif. Hingga pukul 15.00 WIB, tercatat 16 Rukun Tetangga (RT) dan 3 ruas jalan terendam banjir. Kejadian ini disebabkan oleh kombinasi curah hujan dengan intensitas tinggi serta luapan dari Kali Krukut dan Kali Mampang, yang mempengaruhi wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

Titik banjir terdalam terjadi di Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan. Kawasan ini menjadi yang paling parah terdampak dengan 9 RT terendam dan ketinggian air yang mencapai 80 centimeter. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas warga dan memerlukan penanganan serius dari pihak berwenang.

Kejadian banjir ini kembali menyoroti pentingnya sistem drainase dan pengendalian banjir yang robust di Ibu Kota, terutama saat menghadapi puncak musim hujan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar